Bukan Hanya Emisi Kendaraan: Penelitian Baru Ungkap Jalur Lain Pembentukan Polusi Udara

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Saat membicarakan polusi udara di kota-kota besar, perhatian publik biasanya tertuju pada sumber yang teramat terlihat: asap kendaraan, emisi industri, partikel PM2.5, atau karbon dioksida (CO2).

Di Indonesia, isu ini menjadi semakin dekat bersama kehidupan sehari-hari, terutama di wilayah perkotaan bagaikan Jakarta, Tangerang, dan Surabaya yang berulang kali menyikapi kualitas udara buruk.

Namun, penelitian terbaru memperlihatkan bahwa ada aktor lain yang selama ini jarang menjadi pusat perhatian, meskipun berpotensi memengaruhi pembentukan polusi udara secara signifikan.

Gas tersebut merupakan nitrogen monoksida (NO).

Dalam studi berjudul Nitric oxide can enhance secondary aerosol precursor formation from aromatic carbonyls, para peneliti menemukan bahwa peran nitrogen monoksida dalam atmosfer ternyata makin kompleks dibanding pemahaman semasih belumnya.

Selama ini, NO kerap dipandang sebagai senyawa yang dapat membatasi pembentukan zat-zat tertentu yang lalu berkembang menjadi aerosol sekunder—partikel halus yang terbentuk melalui reaksi kimia di udara.

Namun, temuan baru memperlihatkan gambaran yang tidak sesederhana itu.

Gas yang selama ini dianggap menekan polusi ternyata dapat ikut membentuknya

Menurut peneliti dalam studi tersebut, Sharon Barua, nitrogen monoksida ternyata dapat menolong mempercepat terbentuknya senyawa baru dari gas-gas volatil di atmosfer.

Senyawa inilah yang lalu berkembang menjadi prekursor aerosol sekunder—komponen yang berperan dalam pembentukan partikel halus penyebab polusi udara.

Temuan ini penting lantaran aerosol sekunder bukan cuma berkaitan bersama kesehatan manusia.

Partikel tersebut juga dapat mengurangi jarak pandang, memengaruhi pembentukan awan, serta berdampak pada dinamika cuaca dan iklim.

Artinya, kualitas udara perkotaan tidak cuma ditentukan oleh apa yang langsung keluar dari knalpot atau cerobong, namun juga oleh proses kimia yang terjadi setelah berbagai emisi bercampur di atmosfer.

Dari kendaraan hingga produk sehari-hari

Penelitian ini juga menyoroti bahwa nitrogen monoksida bukan senyawa yang langka.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *