Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat

admin
By
admin
4 Min Read

MediaMerdeka.com – Keaparatur negara kementerianan Sosial membuka peluang kolaborasi bersama Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Visi Nusantara Bogor demi memperkuat pemberdayaan masyarakat sekitar desa sekaligus memperluas akses pendidikan untuk lulusan Sekolah Rakyat.

Hal tersebut dibahas dalam audiensi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono bersama Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Digital (LP2MD) ITB Visi Nusantara Bogor di Kantor Keaparatur negara kementerianan Sosial, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).

Audiensi dihadiri Ketua Yayasan Visi Nusantara Yusfitriadi, Badan Pembina Harian (BPH) ITB Visi Nusantara Bogor Jerry Sumampouw, Rektor ITB Visi Nusantara Bogor Daniel Zuchron, Kepala LP3I Zaenal Abidin Riam, Kepala LP2MD Tino Rahardian, dan Sekretaris LP2MD Abidin. Sementara Wamensos Agus Jabo didampingi Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kemensos Adrianus Alla beserta jajaran Tenaga Ahli Menteri.

ITB Visi Nusantara menyampaikan komitmennya demi berkontribusi pada pembangunan masyarakat sekitar melalui pendidikan berbasis desa. Kampus yang baru berusia lima tahun itu tengah menyiapkan program satu sarjana demi satu desa di Kabupaten Bogor yang akan menjangkau ratusan desa di wilayah tersebut.

Kepala LP2MD ITB Visi Nusantara Bogor, Tino Rahardian, menyebutkan pihaknya ingin menghadirkan pendidikan yang mampu menjawab berbagai persoalan sosial di masyarakat sekitar.

“Pendidikan itu memang wajib membebaskan. Membebaskan dari kemiskinan, membebaskan dari kebodohan dan sebagainya. Sehingga lembaga kami ingin sekali berkontribusi, baik di Sekolah Rakyat, barangkali dosen-dosen kami dapat menolong adik-adik siswa-siswi di Sekolah Rakyat, atau juga barangkali lulusan-lulusan Sekolah Rakyat yang ingin berkuliah di ITB Vinus,” kata Tino.

Ketua Yayasan Visi Nusantara, Yusfitriadi, menerangkan bahwa kampus yang didirikannya sedang membangun ekosistem pendidikan yang terhubung langsung bersama kebutuhan masyarakat sekitar desa.

“Kami memang sedang membangun sinergi bersama sejumlah pihak, terutama yang langsung bersentuhan bersama isu-isu di akar rumput, salah satunya merupakan Keaparatur negara kementerianan Sosial. Karena Keaparatur negara kementerianan Sosial inilah yang meng-create berbagai macam program-program di tingkat masyarakat sekitar yang saya pikir akan sejumlah bersentuhan bersama kami sebagai perguruan tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor ITB Visi Nusantara Bogor Daniel Zuchron menerangkan bahwa kampusnya tengah menyiapkan kurikulum berbasis desa yang bertujuan mencetak lulusan yang mampu kembali dan membangun daerah asalnya.

“Karena kita mau bicara dari desa. Maka 416 desa yang ada di Kabupaten Bogor akan terisi penuh dan empat tahun mereka akan kita latih sebagai sarjana desa,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Agus Jabo menyampaikan bahwa pada saat ini Kemensos memiliki tiga mandat utama, yakni pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, serta penyelenggaraan Sekolah Rakyat demi memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

“Sekolah Rakyat ini program prioritas Bapak Presiden yang dimaksudkan demi memutus transmisi kemiskinan. Presiden tidak ingin bila orang tuanya miskin, anaknya ikut miskin,” kata Agus Jabo.

Menurutnya, upaya pengentasan kemiskinan tidak cukup cuma mengandalkan bantuan sosial. Karena itu, Kemensos terus memperkuat program pemberdayaan agar keluarga penerima manfaat dapat mandiri dan bergraduasi dari bantuan sosial.

“Saya berkomitmen sama Pak Menteri, bila lalu bansos terus-menerus dipertahankan ini tidak produktif. Kita mau hijrah. Masyarakat miskin yang masih produktif kita intervensi, kita berdayakan,” ujarnya.

Agus Jabo menyaksikan sedikitnya dua peluang kolaborasi yang dapat dalam waktu dekat dikembangkan bersama ITB Visi Nusantara. Pertama, pemberdayaan masyarakat sekitar di desa-desa bersama tingkat kemiskinan tinggi melalui model Kampung Berdaya Kemensos. Kedua, membuka akses pendidikan tinggi untuk lulusan Sekolah Rakyat.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *