Alasan Indonesia Tak Kirim Pejabat Tinggi ke Penghormatan Terakhir Ayatollah Khamenei

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Keputusan pihak pemerintah Indonesia mengutus Duta Besar RI demi Iran, Rolliansyah Soemirat, dalam prosesi penghormatan terakhir Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menuai sorotan. Menanggapi polemik tersebut, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menerangkan bahwa keputusan itu diambil berdasarkan berbagai pertimbangan teknis.

Sugiono menyebutkan pihak pemerintah menyambut baik undangan demi menghadiri prosesi penghormatan terakhir Khamenei, namun sejak awal memutuskan bahwa Indonesia akan diwakili oleh Duta Besar RI yang bertugas di Teheran.

“Jadi kita menyambut baik pemberitahuan atau undangan mengenai acara tersebut, dan pada saat itu kita juga telah menyebutkan bahwa yang mewakili pihak pemerintah Indonesia merupakan duta besar Indonesia yang ada di Iran bersama berbagai pertimbangan teknis,” kata Sugiono di Pangkalan aparat TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Ia menerangkan, pada waktu yang bersamaan sejumlah aparatur negara tinggi pihak pemerintah sedang disibukkan bersama persiapan kunjungan kenegaraan sejumlah kepala negara ke Indonesia. Kondisi tersebut menciptakan mereka tidak mebarangkalikan demi berangkat ke Iran.

“Karena pada saat itu juga kita menjalankan persiapan kunjungan-kunjungan kenegaraan di Indonesia dan sejumlah aparatur negara kunci juga memiliki kesibukan yang tidak mebarangkalikan demi ke sana,” ujarnya.

Selain itu, Sugiono membeberkan pihak Iran cuma menyerahkan akses untuk aparatur negara bersama level di atas duta besar pada 2 Juli. Keterbatasan waktu tersebut menciptakan pihak pemerintah Indonesia tidak memiliki kesempatan demi mengirimkan delegasi pengganti.

“Kemudian kita memperoleh konfirmasi bahwa pihak Iran cuma akan memberi akses kepada aparatur negara di atas Dubes pada tanggal 2, bila saya tidak salah, jadi kita juga tidak memiliki kesempatan demi mengirimkan pengganti,” tuturnya.

Meski demikian, Sugiono mengonfirmasi Indonesia akan tetap mengirimkan delegasi resmi demi menghadiri upacara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026, di kompleks Makam Imam Reza, Mashhad.

Menurutnya, pihak pemerintah pada saat ini masih menunggu konfirmasi dari otoritas Iran mengenai waktu dan lokasi pelaksanaan prosesi yang dapat dihadiri oleh delegasi Indonesia.

“Kemudian setelah itu kita juga berkoordinasi dan lantaran pemakaman itu akan dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 9, kita berencana akan hadir. Ini kami masih menunggu jawaban waktu dan tempat di mana kita dapat menghadiri upacara pemakaman tersebut, lantaran bagaikan kita ketahui juga bahwa ada prosesi yang dilakukan terkait bersama rangkaian acara pemakaman Supreme Leader Iran,” kata Sugiono.

Ia membeberkan delegasi Indonesia yang direncanakan hadir dalam upacara pemakaman tersebut merupakan dirinya selaku Menteri Luar Negeri bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

“Rencananya yang akan berangkat Menteri Luar Negeri Republik Indonesia bersama bersama Ketua MPR RI,” ujar Sugiono.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *