Ambisi Prabowo Saat 30 Ribu Dapur MBG Berjalan: 3 Juta Lapangan Pekerjaan Tercipta

admin
By
admin
4 Min Read

MediaMerdeka.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan investasi besar demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia bersama mengonfirmasi pemenuhan gizi kalangan anak dan mendukung pertumbuhan ekonomi di desa.

Menurut keterangan Sekretariat Presiden, Rabu (3/6/2026), hal tersebut disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada pada hari ini.

Makan bergizi gratis ini konsepnya merupakan amat sederhana, bahwa kenyataan kita menemukan bahwa seuntukan dari kalangan anak kita tiap pagi berangkat ke sekolah tidak makan pagi. Bahkan di rumahnya jarang makan yang bergizi,” kata Prabowo sebagaimana dilansir Antara.

Prabowo menerangkan, bahwa kekurangan gizi pada anak dapat berdampak pada tumbuh kembang dan kemampuan mereka dalam mencapai potensi secara optimal.

Kondisi tersebut masih ditemukan di sejumlah wilayah bersama angka kekurangan gizi yang cukup tinggi.

Prabowo menyoroti masih ada daerah bersama makin dari 20 persen, mendekati 30 persen, kalangan anaknya merasakan kekurangan gizi. Hal itu menjadi salah satu faktor penyebab stunting.

Dia menuturkan bahwa dampak kekurangan gizi tidak cuma berpengaruh terhadap kesehatan, namun juga dapat membatasi kesempatan kalangan anak demi berkembang di bidang pendidikan maupun pekerjaan pada masa mendatang.

Pengalaman tersebut, menurut Presiden, ditemuinya secara langsung saat berinteraksi bersama masyarakat sekitar di berbagai daerah.

“Artinya, satu, dia tidak akan berkembang sesuai potensi dia sebagai manusia normal, berarti kemampuan dia di bawah normal. Berarti yang kita menemukan dia terkadang demi lulus SD saja susah. Bahkan barangkali dia tidak dapat mengganti pekerjaan bapaknya sebagai petani, sebagai buruh harian atau sebagai nelayan,” ujar Prabowo.

Oleh lantaran itu, Presiden menekankan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) dan program MBG memiliki peran strategis dalam mendukung kelompok masyarakat sekitar yang membutuhkan serta memperkuat kualitas generasi penerus bangsa.

Dengan sejumlah negara maju telah menerapkan program serupa demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusianya.

Selain manfaat di bidang kesehatan dan pendidikan, Presiden mengimbuhkan program MBG akan menyerahkan dampak ekonomi yang luas hingga ke tingkat desa.

Melalui operasional dapur-dapur MBG, hasil produksi petani dan tersangka usaha lokal dapat terserap berakibat turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Kalau dapur-dapur sukses, bila program-program ini berjalan bersama benar, berarti ekonomi di desa akan hidup, petani-petani akan meningkat penghasilannya, dia tidak akan diganggu oleh tengkulak, dia dapat mendapat suatu jaminan, produknya, hasil keringatnya dapat diserap, dapat dibeli, dan dia dapat menjalankan kehidupan yang makin baik,” tutur Presiden.

Prabowo meyakini pelaksanaan program MBG secara optimal akan menjangkau puluhan juta penerima manfaat serta membuka jutaan lapangan pekerjaan baru.

Prabowo meyakini bahwa program tersebut akan menyerahkan manfaat besar untuk masyarakat sekitar dan kemajuan bangsa.

“Kalau nanti program ini berjalan di puncaknya, kita dapat memberi makan 80 sekian juta (jiwa), 83 juta sampai 85 juta, 30 ribu dapur berjalan bersama benar dan baik, kita dapat menghasilkan 1,5 juta pekerjaan formal dan barangkali 1,5 juta lagi pekerjaan yang nyata di ekonomi pedesaan, 3 juta lapangan kerjaan. Uang yang beredar di desa akan amat besar. Jadi saudara-saudara, saya yakin dan saya percaya program ini akan sukses,” kata Prabowo Subianto.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *