Anggota Parlemen Lim Guan Eng: Rakyat Malaysia Tidak Bisa Diam Lagi Hadapi Kabut Asap dari Indonesia

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Rakyat Malaysia menepis terus berdiam diri menyikapi bencana kabut asap lintas batas yang bersumber dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Anggota parlemen Lim Guan Eng mendesak Kuala Lumpur bersikap tegas terhadap pihak pemerintah Indonesia demi menuntut pertanggungjawaban nyata.

Pemerintah Malaysia didorong mempertimbangkan jalur hukum demi mengimbau ganti rugi apabila upaya regional menemui jalan buntu.

“Jika pihak pemerintah Indonesia menepis gugus tugas ASEAN bersama alasan kedaulatan nasional, pihak pemerintah Malaysia tak akan punya pilihan selain memengawali tindakan hukum demi menuntut ganti rugi. Rakyat Malaysia tak dapat lagi berdiam diri dan tak bertindak dalam menyikapi krisis kabut asap yang berulang ini,” ujar dia dikutip dari Malay Mail.

Usulan pembentukan satuan tugas regional permanen diajukan demi melibatkan Malaysia, Indonesia, Singapura, serta Filipina secara aktif.

Inisiatif tersebut dirancang agar negara-negara tetangga mampu memadamkan titik api semasih belum polusi udara melintasi teritorial nasional.

Bantuan ekonomi khusus perlu dalam waktu dekat disalurkan kepada pekerja luar ruangan yang kehilangan penghasilan harian akibat polusi.

Kualitas udara di puluhan stasiun pemantau mencatat tingkat polusi berbahaya untuk kesehatan masyarakat sekitar umum dalam sejumlah waktu terakhir.

Aktivitas belajar di sekolah wilayah Kuala Lumpur serta berbagai negara untukan terpaksa dihentikan sementara waktu.

“Sekolah-sekolah kami ditutup, sementara para pekerja, khususnya mereka yang bekerja di sektor ekonomi informal dan pengemudi Grab, terpaksa berhenti bekerja lantaran krisis kabut asap,” kata Lim.

Gelombang kebakaran hutan di berbagai wilayah Nusantara sejak bulan lalu telah mengirimkan polusi pekat ke negara tetangga terdekat.

Upaya mitigasi darurat telah dikerahkan otoritas Indonesia melalui pengerahan personel gabungan dan operasi udara secara masif.

Operasi modifikasi cuaca serta pengeboman air terus digencarkan demi menekan laju titik api di lokasi terdampak.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *