Eks Jenderal TNI Jadi Bos Peruri, Ini Alasan BP BUMN

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) kembali menunjuk mantan jenderal aparat TNI mengisi Direktur Utama korporasi pelat merah. Setelah Perum Bulog, kini Perum Peruri dinahkodai Jenderal aparat TNI.

Hal in setelah adanya tertuang dalam Surat Keputusan (SK) BP BUMN Nomor: 345 Tahun 2026 dan SK Nomor: 346 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Direktur Utama dan Ketua Dewan Pengawas Peruri, tertanggal 15 Juli 2026.

Dalam SK itu BP BUMN menunjuk Teguh Arief Indratmoko sebagai Direktur Utama Perum Peruri. Teguh Arief semasih belumnya menjabat sebagai Komandan Jenderal Akademi aparat TNI Angkatan Darat (AD).

Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyebutkan penunjukkan jajaran direksi itu memang tergantung karakteristik bisnis BUMN.

Dia menerangkan, Peruri yang merupakan korporasi percetakan uang memang butuh pengamanan yang ketat.

“Oh kan tergantung kebutuhan kan kita. Jadi seluruh eh penempatan direksi itu tergantung kebutuhan kita. Kita butuh apa, Peruri ini kan sebetulnya korporasi demi yang dijaga keamanan, security, dan lain sebagainya,” ujar Dony bagaikan dikutip, Kamis (16/7/2026).

COO Danantara Indonesia ini juga mengimbuhkan, penunjukkan sebuah direksi BUMN itu sebagai alat kontrol pihak pemerintah agar bisnis sejalan bersama strategi dan marwahnya.

“Jadi ini kan bukan korporasi sebetulnya Peruri ini makin kepada alat pihak pemerintah demi mengontrol tadi kan, lantaran ini bukan bukan korporasi komersial kan, sebetulnya,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *