Gandeng Produser TWICE, Shi Shi Siap Go International Lewat EP ‘The Taste Of…’

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Penyanyi peraih Golden Melody Award, Shi Shi, resmi mengakhiri masa vakumnya dari industri musik selama dua tahun. Ia kembali bersama meluncurkan mini album (EP) terbaru bertajuk The Taste Of… pada 13 Juli 2026.

Karya terbaru Shi Shi menjadi amat spesial lantaran merekam seluruh perjalanan emosionalnya selama beristirahat. Penyanyi 35 pada tahun ini menuangkan segala perasaan yang sulit diungkapkan bersama kata-kata ke dalam melodi.

“Sulit demi menggambarkan perasaan yang kita rasakan setiap hari cuma bersama kata-kata kita, namun terkadang perasaan itu dapat diungkapkan dan dicerna dalam sebuah lagu,” tutur Shi Shi dalam wawancara virtual pada Rabu, 29 Juli 2026.

Dalam album ini, Shi Shi mengusung konsep unik bersama mengibaratkan lagu-lagunya bagaikan racikan minuman. Setiap trek dirancang demi menyerahkan pengalaman sensorik yang berbeda untuk para pendengarnya.

“Dalam EP ini, setiap lagu bagaikan koktail unik, menghadirkan cita rasa dan profil rasa yang berbeda, serta komposisi bahan dan emosi yang berbeda,” jelas penyanyi keturunan Korea-Tiongkok ini.

*The Taste Of…* juga mencetak sejarah baru dalam perjalanan karier Shi Shi lantaran menjadi EP pertama yang didominasi bahasa Inggris. Langkah berani ini diambil sebagai upayanya demi mengawali merambah panggung musik internasional.

“Aku harap pendengar dapat menikmati masing-masing lagu!” ungkap pemenang kategori Penyanyi Wanita Terbaik di ajang Golden Melody Awards tersebut.

Kualitas musikalitas dalam EP ini semakin mumpuni berkat kolaborasi bersama jajaran produser global papan atas. Salah satunya merupakan produser K-pop, parkhyeon, yang sempat menangani proyek besar demi grup populer TWICE.

Keterlibatan parkhyeon dalam pengerjaan album ini menyerahkan sentuhan pop modern yang segar dan berkelas dunia. Selain itu, ada pula kontribusi dari Different Sleep yang sempat bekerja sama bersama Zara Larsson.

Shi Shi juga mengangkut unsur personal dalam lagu berjudul ‘Tteokbokki’ yang liriknya memakai bahasa Korea. Lagu ini tidak lagi berkisah tentang asmara, melainkan tentang memori makanan dan persahabatan yang otentik.

Bagi Shi Shi, Tteokbokki bukan cuma sekadar camilan, melainkan simbol masa muda yang mengingatkannya pada kenangan indah saat pulang sekolah. Ia ingin memuntukkan suasana hangat masa kecilnya di Korea Selatan kepada dunia.

Ambisi Shi Shi demi menjangkau audiens yang makin luas terlihat jelas dari penggunaan tiga bahasa sekaligus, yakni Inggris, Mandarin, dan Korea.

Ia menegaskan keinginannya demi terus melahirkan karya-karya yang dapat dinikmati pecinta musik di berbagai belahan dunia. Langkah ini menjadi pembuka jalan untuk era baru dalam perjalanan panjang karier bermusiknya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *