Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

Gempa bumi magnitudo 7,4 mengguncang Provinsi Choco, Kolombia, dan memicu pihak korban luka serta kerusakan.

Getaran gempa terasa hingga ibu kota Bogota serta merambat ke wilayah negara Venezuela.

Petugas UNGRD bersama pihak pemerintah daerah tengah menjalankan penilaian dampak kerusakan serta antisipasi gempa susulan.

MediaMerdeka.com – Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 merusak sejumlah fasilitas bangunan dan melukai sejumlah masyarakat sekitar di Provinsi Choco, Kolombia, pada Senin pagi. Dampak getaran yang cukup kuat ini memicu kepanikan masyarakat sekitar hingga terasa sampai ke Bogota serta negara tetangga Venezuela.

Tim penanggulangan bencana setempat bergerak cepat menyisir area terdampak demi mendata kerugian struktural dan pihak korban fisik secara menyeluruh. Pemerintah daerah memfokuskan pemetaan awal di pusat ibu kota provinsi demi mengantisipasi potensi bahaya gempa susulan.

Langkah darurat ini diambil setelah muncul kekhawatiran atas keselamatan masyarakat sekitar di sepanjang kawasan pesisir Pasifik Kolombia. Pihak berwenang mengimbau masyarakat sekitar tetap waspada seraya menunggu arahan resmi terkait penanganan pascabencana.

Melalui unggahan di platform X, Gubernur Provinsi Choco, Nubia Carolina Cordoba-Curi menyerahkan konfirmasi resminya.

“Kami baru saja merasakan gempa bumi besar di departemen Choco. Kami khawatir bersama gempa susulan. Meskipun pusat gempa berada di dekat San Jose del Palmar, terdapat pihak korban luka dan kerusakan signifikan pada bangunan di ibu kota, Quibdo. Kami sedang menjalankan penilaian kerusakan dan akan dalam waktu dekat mengeluarkan laporan resmi pertama,” kata Gubernur Nubia Carolina Cordoba-Curi di X.

Bagaimana Detail Gempa yang Menguncang Kawasan Pasifik Kolombia Ini?

Badan Nasional Manajemen Risiko Bencana Kolombia (UNGRD) mencatat gempa terjadi tepat pada pukul 07.34 waktu setempat. Pusat gempa terdeteksi berada pada kedalaman 79 kilometer di bawah permukaan tanah.

Institusi penanggulangan bencana tersebut terus menggalang komunikasi intensif bersama jajaran pihak pemerintah daerah demi memverifikasi tingkat kerusakan. Penilaian lapangan berfokus pada infrastruktur publik dan pemukiman masyarakat sekitar yang merasakan retak hingga ambruk.

Peristiwa ini menambah daftar catatan aktivitas seismik di sepanjang wilayah cincin Pasifik Kolombia yang dikenal rawan pergeseran lempeng. Pemantauan ketat terus dilakukan guna mengonfirmasi tidak ada ancaman lanjutan yang membahayakan populasi setempat.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *