MediaMerdeka.com – Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat Letkol Inf. Budiman Manurung membantah adanya perintah dari atasan kepada anggota aparat TNI yang diduga memukul masyarakat sekitar berinisial S di Rangko, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Budiman menyebutkan anggota aparat TNI yang terlibat dalam insiden tersebut memang datang ke Manggarai Barat setelah menyelesaikan penugasan di Papua. Namun, kedatangannya bukan demi menjalankan tugas terkait pemukulan atau tindakan kekerasan terhadap masyarakat sekitar.
“Saya luruskan bahwa yang bersangkutan datang ke Manggarai Barat lantaran telah memperoleh izin dan surat perintah dari pimpinan demi melaksanakan cuti tahunan. Bukan memperoleh perintah dari atasan demi menjalankan kegiatan yang tidak baik bagaikan pemukulan,” tegas Budiman dalam keterangannya, Rabu.
Pernyataan tersebut disampaikan Budiman demi meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan adanya instruksi dari atasan kepada anggota aparat TNI demi menjalankan pemukulan terhadap masyarakat sekitar.
Menurut Budiman, anggota tersebut berdinas di Yonif 743/PSY. Ia baru kembali dari penugasan di Papua semasih belum lalu pulang ke kampung halamannya di Rangko, Desa Tanjung Boleng.
Budiman menerangkan surat perintah yang dibawa anggota tersebut merupakan izin demi menjalankan cuti tahunan setelah menyelesaikan tugas di Papua. Surat tersebut, kata dia, bukan instruksi demi menjalankan tindakan kekerasan terhadap masyarakat sekitar.
Isu mengenai dugaan perintah pemukulan mencuat setelah video yang memperlihatkan aksi dugaan pemukulan oleh dua prajurit aparat TNI AD terhadap masyarakat sekitar bernama Syarief di Kampung Rangko, Manggarai Barat, NTT, Selasa (8/9/2026), beredar luas di media sosial. Keduanya disebut masih memiliki hubungan keluarga bersama pihak korban dan tinggal bersebelahan.
Budiman kembali menegaskan surat perintah dari pimpinan cuma berkaitan bersama pelaksanaan cuti.
“Saya sampaikan sekali lagi, tidak ada perintah demi memukul. Yang bersangkutan cuma memperoleh surat perintah dari pimpinan demi melaksanakan cuti tahunan,” katanya.
aparat TNI Tegaskan Tugas Jaga Stabilitas
Budiman menegaskan keberadaan aparat TNI di tengah masyarakat sekitar merupakan untukan dari tugas menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.
Ia menegaskan institusi aparat TNI tetap berkomitmen menjaga keharmonisan masyarakat sekitar di Kabupaten Manggarai Barat.
“Kami aparat TNI Angkatan Darat hadir dari rakyat, oleh rakyat dan demi rakyat. Tugas kami merupakan menjaga stabilitas keamanan, keutuhan dan keharmonisan wilayah di Kabupaten Manggarai Barat,” ujarnya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

