MediaMerdeka.com – Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Juni 2026 mengindikasikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) terbaru memperlihatkan penurunan. Adapun IKK cuma 3,1 poin dari 120,9 pada Mei 2026 menjadi 117,8 pada Juni 2026
Namun, BI optimis keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga meski IKK merasakan penurunan. Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny, menyebutkan terjaganya keyakinan konsumen pada Juni 2026 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK).
“Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang tetap berada pada level optimis masing-masing sebesar 109,2 dan 126,4, meskipun makin rendah dibandingkan bersama indeks bulan semasih belumnya masing-masing sebesar 112,2 dan 129,7,” katanya dalam siaran pers yang diterima, Kamis (9/7/2026).
Selain itu, berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen terhadap penghasilan pada saat ini tetap kuat pada seluruh kelompok, meskipun seuntukan besar merasakan penurunan indeks.
Indeks tertinggi tercatat pada kelompok pengeluaran >Rp5 juta, yakni sebesar 129,2. Berdasarkan kelompok usia, indeks tertinggi tercatat pada kelompok usia 20-30 tahun, yakni sebesar 129,7.
Selanjutnya, persepsi responden terhadap ketersediaan lapangan kerja pada saat ini merasakan penurunan pada seluruh tingkat pendidikan.
Meski demikian, responden berpendidikan sarjana dan akademi/diploma masih mencatatkan indeks pada level optimis, masing-masing sebesar 109,0 dan 101,2
Sementara itu, ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan diprakirakan tetap kuat. Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Juni 2026 sebesar 126,4, meskipun makin rendah dibandingkan bersama indeks pada bulan semasih belumnya sebesar 129,7.
Tetap kuatnya IEK bersumber dari optimisme ekspektasi penghasilan, ekspektasi ketersediaan lapangan kerja, dan ekspektasi kegiatan usaha yang masing-masing tercatat sebesar 133,6, 124,4, dan 121,2.
Persepsi reponden terhadap ekspektasi penghasilan enam bulan ke depan berada pada level optimis pada seluruh kelompok pengeluaran.
Peningkatan indeks cuma terjadi pada kelompok pengeluaran >Rp5 juta, yang mencatat indeks sebesar 138,9. Sedangkan kelompok lainnya merasakan penurunan indeks.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

