Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS

admin
By
admin
4 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Indonesia terus mempercepat pengembangan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) sebagai salah satu langkah demi mengurangi emisi karbon dan mendukung pencapaian target Net Zero Emissions (NZE).

Pengembangan CCS menjadi perhatian seiring Indonesia mengawali memasuki tahap implementasi proyek, setelah semasih belumnya fokus pada penyusunan regulasi dan penguatan kerja sama. Teknologi ini mebarangkalikan karbon dioksida (CO) ditangkap dari sumber emisi semasih belum dilepaskan ke atmosfer, lalu diangkut dan disimpan di lokasi yang telah ditentukan.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam The 4th International & Indonesia Carbon Capture and Storage (IICCS) Forum 2026 yang digelar Indonesia Carbon Capture and Storage Center (ICCSC) di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, pada 26-27 Agustus 2026.

Ketua Panitia Pelaksana IICCS Forum 2026, Junaedi, menyebutkan Indonesia pada saat ini telah memasuki fase baru dalam pengembangan CCS. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pihak pemerintah, industri, akademisi, investor, penyedia teknologi, dan mitra internasional agar proyek CCS dapat dalam waktu dekat diterapkan.

“Indonesia telah memasuki fase baru dalam pengembangan Carbon Capture and Storage. Oleh lantaran itu, IICCS Forum 2026 tidak cuma menjadi ruang diskusi, namun juga menjadi wadah yang mempertemukan pihak pemerintah, tersangka industri, investor, penyedia teknologi, akademisi, dan mitra internasional demi membangun kolaborasi strategis yang mampu mempercepat implementasi proyek-proyek CCS di Indonesia,” ujar Junaedi.

Executive Director ICCSC Belladonna Troxylon Maulianda menyebutkan Indonesia telah memperlihatkan kemajuan dalam pengembangan CCS, antara lain melalui penyempurnaan regulasi dan peningkatan kerja sama internasional.

“Tantangan berikutnya merupakan mengonfirmasi seluruh elemen pendukung, mengawali dari kebijakan, pembiayaan, infrastruktur, hingga pengembangan kapasitas, mampu berjalan secara selaras agar implementasi proyek CCS dapat berlangsung makin cepat dan menyerahkan manfaat nyata untuk dekarbonisasi maupun pembangunan ekonomi nasional,” kata Belladonna.

Salah satu perkembangan kerja sama yang dibahas merupakan proyek dekarbonisasi Ofaweri yang memanfaatkan Tangguh CCUS. Pemerintah Indonesia dan Jepang melalui Joint Credit Mechanism (JCM) Joint Committee telah menyetujui inisiatif tersebut demi melanjutkan ke tahap berikutnya sebagai proyek JCM.

Persetujuan itu menjadikan Tangguh CCUS sebagai proyek CCUS pertama yang terdaftar dalam kerangka JCM. Selain itu, bp dan Mitsubishi Research Institute terpilih dalam program NEDO 2026 demi mengembangkan metodologi JCM baru untuk teknologi CCUS rendah karbon di Indonesia.

Kerja sama juga diperkuat melalui penandatanganan MoU antara ICCSC dan Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA) terkait advokasi CCS dan perdagangan karbon. ICCSC turut menandatangani MoU bersama ETRS Center Korea demi kerja sama pembangunan rendah karbon dan infrastruktur.

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menilai CCS dapat berperan dalam mendukung ketahanan energi sekaligus mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon.

“Indonesia memiliki peluang besar demi menjadi salah satu pusat pengembangan Carbon Capture and Storage di kawasan. Dengan memperkuat sinergi antara pihak pemerintah, dunia usaha, akademisi, investor, dan mitra internasional, Indonesia dapat mempercepat implementasi CCS sekaligus menciptakan peluang investasi baru, meningkatkan daya saing industri nasional, dan mempercepat pencapaian target Net Zero Emissions,” ujar Eddy.

Pengembangan CCS setelah itu akan diarahkan pada sejumlah aspek, mengawali dari penerapan proyek, cross-border CCS, penguatan Monitoring, Reporting, and Verification (MRV), hingga pengembangan pasar karbon dan teknologi pendukung.

Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat penerapan CCS di Indonesia sekaligus menjadi untukan dari strategi nasional demi menekan emisi dan mencapai target NZE.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *