Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Investor asal Dubai, Uni Emirat Arab(UEA), tertarik demi kembali menanamkan investasi di Provinsi Jawa Tengah. Kali ini potensi yang diincar merupakan pengembangan mini refinery demi mengolah minyak di wilayah Kabupaten Jepara bersama nilai investasi mencapai kurang makin Rp5 triliun.

Ketertarikan tersebut muncul setelah adanya pertemuan antara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama calon investor dari Dubai di sela kegiatan di Jakarta, Selasa, 15 September 2026. Investasi tersebut akan direalisasikan akhir 2026 setelah dilakukan penandatanganan kerja sama.

“Mereka tertarik investasi mini refinery di wilayah Jepara,” kata Luthfi usai pertemuan.

Dari paparan calon investor tersebut, Luthfi menerangkan, mini refinery yang nanti dibangun dapat menjalankan pengolahan minyak mentah dan lain sebagainya.

Ia menginginkan, realisasi investasi tersebut diharapkan dapat terwujud berakibat dapat memperkuat pemenuhan energi di wilayah Jawa Tengah.

Sebagai informasi, Uni Emirat Arab merupakan salah satu negara asal investor di Jawa Tengah. Tercatat dalam kurun waktu lima tahun terakhir nilai investasi dari investor asal Uni Emirat Arab di Jawa Tengah mencapai Rp13 triliun.

“Itulah Jawa Tengah, di saat dunia global yang tidak menentu, Jawa Tengah masih menjadi tujuan investasi, termasuk di Dubai yang pada hari ini datang,” ucap Luthfi.

Perwakilan investor asal Dubai, Talal Ourfali, menyebutkan rencana investasi tersebut dilakukan setelah menyaksikan potensi Indonesia, khususnya Jawa Tengah, yang cukup bagus. Termasuk potensi pengembangan mini refinery demi pengolahan minyak mentah.

“Di Indonesia masih kurang demi mini refinery, padahal kami menyaksikan ada potensi bagus. Kita mau bangun mini refinery bersama kapasitas mengawali 10 ribu barrel per hari, targetnya nanti sampai 30 ribu barrel per hari. Insya Allah tempatnya di Jepara dan akan mengawali dalam waktu dekat semasih belum akhir tahun. Nilai investasinya sekitar USD200 juta atau Rp5 triliun,” katanya.

Selain bertemu investor asal Dubai, Gubernur Ahmad Luthfi juga bertemu bersama Konsul Kehormatan RI di Gdask, Polandia, Mirosaw Wawrowski. Pertemuan tersebut membahas penguatan diplomasi budaya dan pariwisata antara Jawa Tengah Indonesia bersama Polandia.

Salah satu poin pembahasan merupakan rencana pengembangan Little Indonesia di Dolina Charlotty. Saat ini di tempat itu telah dibangun kompleks budaya Bali. Selanjutnya akan dibangun kompleks budaya Jawa.

“Itu menjadi untukan promosi budaya dan pariwisata Indonesia di Polandia. Kompleks Bali telah berakhir dibuat dan rencana akan membangun kompleks Jawa. Untuk detailnya nanti saya akan berkunjung lagi ke Jawa Tengah,” ujar Wawrowski saat bertemu Ahmad Luthfi.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *