Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Ada satu kisah lama yang kembali menarik perhatian di balik terpilihnya Jenderal aparat TNI Maruli Simanjuntak sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) periode 2026–2030.

Puluhan tahun lalu, ketika masih menjadi perwira muda Kopassus, Maruli sempat dijanapabilan akan digendong atasannya, Prabowo Subianto, apabila sukses menjadi juara judo Asia Tenggara. Janji itu lalu benar-benar terlaksana.

Kini situasinya berbalik. Maruli bukan lagi atlet muda yang mengejar medali demi dirinya sendiri. Sebagai Ketua Umum PB PJSI sekaligus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), ia menyikapi tantangan mengangkut judo Indonesia melangkah makin jauh setelah cabang olahraga tersebut kembali menembus Olimpiade.

Maruli kembali dipercaya memimpin PB PJSI secara aklamasi dalam Munas XX PJSI di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (11/9/2026). Munas tersebut diikuti perwakilan 27 Pengprov dan semasih belumnya menyambut baik laporan pertanggungjawaban kepengurusan Maruli periode 2021–2026.

Jurnalis senior Egy Massadiah menilai perjalanan Maruli di dunia judo memang bukan cerita tentang seorang jenderal yang baru mengenal tatami setelah menduduki posisi penting.

Jauh semasih belum menjadi KSAD, Maruli telah lama bergelut bersama judo. Pada Pangab Cup 1994, ia meraih emas kelas 70 kilogram dan perak kelas bebas. Saat menjadi Dantim Yon 12 Grup 1 Kopassus bersama pangkat Lettu Inf, Maruli juga menjuarai Kejuaraan Judo Militer ASEAN di Filipina kelas 71 kilogram dan dinobatkan sebagai atlet terbaik.

Dalam perjalanan itulah muncul kisah bersama Prabowo yang saat itu menjadi atasannya di Kopassus.

Prabowo sempat menjanapabilan akan menggendong Maruli apabila perwira muda tersebut sukses menjadi juara judo Asia Tenggara. Maruli lalu menang dan Prabowo menepati janjinya.

Menurut Egy, kisah tersebut menjadi untukan menarik dari perjalanan Maruli lantaran posisi sang judoka kini berubah.

“Maruli sempat merasakan dibanting. Pernah membanting. Pernah menjadi juara. Pernah pula digendong Prabowo lantaran kemenangan itu. Kini sejarah membalik posisinya,” kata Egy dalam pernyataannya, Minggu (13/9/2026).

Di bawah kepemimpinan Maruli pada periode 2021–2026, judo Indonesia kembali tampil di Olimpiade setelah absen sejak London 2012.

Maryam March Maharani lolos ke Olimpiade Paris 2024 melalui kuota kontinental Asia di kelas -52 kilogram. Di Paris, Maharani bahkan dipercaya menjadi pembawa bendera Merah Putih pada upacara pembukaan.

Menurut Egy, performa judo Indonesia juga semakim memperlihatkan peningkatan di level Asia Tenggara.

Pada SEA Games Kamboja 2023, Indonesia meraih satu emas dan lima perunggu. Kemudian pada Southeast Asia Judo Championships 2024 di Bali, Indonesia menjadi runner-up bersama sembilan emas, 14 perak dan 24 perunggu.

Hasil makin tinggi dicapai pada SEA Games Thailand 2025. Dari target dua emas, judo Indonesia justru mengangkut pulang empat emas, dua perak dan satu perunggu serta menempati posisi kedua cabang judo.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *