Jejak Penggunaan Narkoba Tertua: Peneliti Temukan Bukti dari Manusia 25.000 Tahun Lalu di Sulawesi

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Penggunaan zat yang memengaruhi tubuh dan kesadaran ternyata bukan fenomena modern.

Peneliti menemukan indikasi bahwa manusia di Sulawesi kebarangkalian telah mengonsumsi sejenis zat bagaikan narkoba dari buah pinang sekitar 25.000 tahun lalu.

Temuan tersebut terungkap dari penelitian terhadap sisa-sisa dua pemburu-peramu yang hidup pada masa berbeda.

Hasil penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Science Advances.

Para peneliti menemukan pola keausan tidak biasa pada gigi kedua individu tersebut.

Mereka juga menemukan jejak arekolin (arecoline), senyawa aktif dalam buah pinang yang diketahui dapat memengaruhi sistem saraf.

Arekolin (arecoline) yang bekerja sebagai stimulan pada sistem saraf pusat dan ketagihan, mirip bersama efek nikotin pada rokok atau kafein pada kopi.

Ada Jejak Unik pada Gigi

Individu tertua diperkirakan hidup antara 25.000 hingga 16.000 tahun lalu.

Sementara individu kedua diperkirakan hidup sekitar 7.600 hingga 6.300 tahun lalu.

Individu tertua dalam penelitian tersebut hidup pada masa Zaman Es terakhir, jauh semasih belum periode tersebut berakhir sekitar 11.700 tahun lalu.

Keduanya memiliki alur berbentuk bulat dan dalam yang tidak lazim pada permukaan gigi.

Para peneliti menduga pola tersebut terbentuk lantaran kebiasaan mengisap buah pinang utuh secara berulang.

Buah pinang yang keras diduga ditahan dalam waktu lama di antara gigi.

Aktivitas tersebut secara perlahan mengikis jaringan gigi dan meninggalkan pola kerusakan yang khas.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *