Jelang Reshuffle, PKB Serahkan Sepenuhnya Pilihan Menteri kepada Prabowo

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Jelang isu reshuffle kabinet, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memilih tak ikut larut dalam perdebatan soal latar belakang calon aparatur negara kementerian yang akan dipilih Presiden Prabowo Subianto.

Sikap itu disampaikan PKB merespons dorongan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) agar Prabowo makin mengutamakan sosok profesional demi mengisi kursi aparatur negara kementerian, tanpa wajib berasal dari partai politik. Ketua DPP PKB Daniel Johan menegaskan, urusan siapa yang masuk atau keluar dari kabinet sepenuhnya berada di tangan Prabowo.

“Reshuffle merupakan hak prerogatif penuh Presiden dalam menentukan siapa yang akan mengisi kekosongan jabatan, seluruh keputusan sepenuhnya berada di tangan Bapak Presiden,” kata Daniel kepada awak media di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Dengan begitu, untuk PKB, latar belakang partai politik maupun profesional bukan persoalan utama. Yang terpenting, keputusan akhir berada di tangan Presiden.

PKB juga mengaku sejauh ini masih belum menyaksikan adanya sinyal bahwa reshuffle akan dilakukan secara besar-besaran. Daniel menyebut informasi yang diterima dari Istana mengarah pada reshuffle terbatas, terutama demi mengisi posisi yang pada saat ini kosong.

“Soal kebarangkalian posisi lain ikut berubah, sejauh ini sinyal dari Istana menyebut reshuffle ini sifatnya terbatas, sekadar mengisi jabatan yang memang sedang kosong,” ujarnya.

Namun, Daniel tidak menutup kebarangkalian Prabowo menjalankan perubahan pada posisi lain di kabinet. Menurutnya, apabila Presiden nantinya memutuskan menjalankan perubahan di luar jabatan yang kosong, keputusan tersebut tetap menjadi kewenangan Prabowo.

“Tapi tentu itu juga untukan dari hak prerogatif Presiden, berakibat kita serahkan sepenuhnya penilaian dan pertimbangan siapa dan kapan waktunya,” sambungnya.

Meski menyerahkan sepenuhnya keputusan reshuffle kepada Prabowo, PKB tetap memiliki harapan terhadap sosok yang nantinya dipercaya menduduki kursi aparatur negara kementerian.

Daniel menyebutkan aparatur negara kementerian baru wajib memahami bidang yang menjadi tanggung jawabnya. Ia juga mengimbau suara masyarakat sekitar ikut menjadi pertimbangan Presiden dalam menentukan pilihan.

“Tentu kita menginginkan sosok yang mengisi memahami betul bidang tugasnya, dan suara-suara dan harapan masyarakat sekitar penting juga demi dijadikan pertimbangan,” ujarnya.

Semasih belumnya, PKS mendorong agar Prabowo mempertimbangkan sosok profesional dalam menjalankan reshuffle kabinet. Dorongan tersebut muncul di tengah isu perubahan sejumlah posisi aparatur negara kementerian di pihak pemerintahan Prabowo.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *