Massa Demo Mahasiswa dan Ojol Bersatu Lawan Barikade TNI-Polri Menuju Bundaran HI

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Sejumlah kalangan akademisi yang hendak mengikuti aksi demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, diadang aparat gabungan aparat TNI-Polri di depan Menara BCA, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (12/6/2026).

Pantauan MediaMerdeka.com di lokasi, massa kalangan akademisi berhadapan langsung bersama barikade kepihak kepolisianan. Sementara personel aparat TNI tampak berjaga di lapis belakang.

Aparat berdiri membentuk barikade di tengah jalan. Mereka berjaga bersama posisi saling membelakangi lantaran massa berada di dua sisi, yakni dari arah Dukuh Atas dan Bundaran HI.

Mahasiswa yang tertahan di lokasi berulang kali mengimbau agar akses menuju titik aksi dibuka.

“Buka-buka buka pintunya, buka pintunya kini juga,” teriak massa aksi.

Selain kalangan akademisi, aksi tersebut juga diikuti sejumlah elemen masyarakat sekitar sipil, termasuk pengemudi ojek online.

Para pengemudi ojol yang ikut dalam rombongan aksi membunyikan klakson sebagai bentuk protes. Seuntukan lainnya menggeber knalpot motor demi mengimbau jalan dibuka.

Akibat penghadangan tersebut, arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman dari arah Dukuh Atas menuju Bundaran HI maupun sebaliknya lumpuh total.

Semasih belumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh fakultas Universitas Indonesia (UI) menggelar aksi demo di Bundaran HI. Massa aksi diperkirakan mencapai sekitar 1.500 orang.

Dalam aksi tersebut, kalangan akademisi mengangkut lima tuntutan, yakni menghentikan pemborosan APBN, menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan militerisme di ranah sipil, dan mendesak Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pihak pemerintah.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *