Note of Mothership: Pesan Kemanusiaan Karya Anyar Legenda Musik Jepang Haruomi Hosono

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Makin tua makin jadi. Itulah Haruomi Hosono, seorang legenda musik asal Jepang yang kini berusia 79 tahun.

Di saat musisi seusianya sejumlah yang memilih pensiun, Hosono justru makin matang dalam menghasilkan karya. Note of Mothership, sebuah singel anyarnya baru saja dilepas dan dapat dinikmati di berbagai platform digital.

Note of Mothership merupakan sebuah kontemplatif yang menjadi pembuka untuk album studio ke-23 miliknya, Yours Sincerely. Album ini dijadwalkan meluncur pada 11 September 2026 melalui label bergengsi Ghostly International.

Untuk memahami urgensi rilisan terbaru ini, kita wajib menilik kembali siapa sosok Haruomi Hosono. Ia bukan sekadar musisi, melainkan arsitek bunyi.

Sebagai pendiri Yellow Magic Orchestra (YMO) dan grup rock legendaris Happy End, Hosono merupakan orang yang bertanggung jawab membentuk fondasi musik elektronik dan rock modern di Jepang.

Pengaruhnya Hosono tak berhenti di Negeri Sakura. Tanpa Hosono, barangkali kita tak akan mengenal synth-pop, techno, atau hip-hop bagaikan kini ini.

Jejak digital dan artistiknya dapat ditemukan pada karya-karya musisi masa kini bagaikan Mac DeMarco, Harry Styles, Vampire Weekend, hingga Ginger Root.

Di telinga pendengar muda Indonesia yang kini menggandrungi estetika retro-futuristik, Hosono merupakan “Godfather” yang suaranya senantiasa relevan.

Note of Mothership merupakan buah pemikiran mendalam Hosono terhadap kondisi dunia dalam sejumlah tahun terakhir. Melalui melodi yang organik namun tetap eksperimental, ia mengajak pendengar merenungkan kembali hubungan manusia bersama alam semesta dan figur “Ibu” sebagai sumber kehidupan (Mothership).

Bagi Hosono singel ini adaah refleksi terhadap berbagai bencana alam dan pandemi global yang terjadi. Ia ingin mengajak masyarakat sekitar demi mengaktifkan naluri dasar mereka, yakni empati dan kasih sayang, bersama menyaksikan seluruh peristiwa tersebut.

Dalam album Yours Sincerely, Hosono mengeksplorasi filosofi budaya Jepang yang amat mendalam, bagaikan omoiyari yakni Kepedulian yang tulus terhadap perasaan orang lain; jihi, belas kasih yang melampaui kepentingan pribadi; dan boseiai, cinta kasih keibuan yang bersifat mengayomi.

Membahas karya Hosono tak lengkap rasanya tanpa menyentuh aspek visualnya. Bersamaan bersama rilis singel ini, sebuah visualizer resmi diluncurkan bersama menampilkan karakter Dr. Tanuki, karakter anjing rakun khas mitologi Jepang yang digambarkan sedang mengamati kehidupan melalui mikroskop.

Visual ini seolah menjadi metafora untuk cara Hosono memandang dunia pada saat ini, bersama rasa ingin tahu yang besar, ketelitian, namun tetap memiliki sisi humor dan kehangatan.

Kabar gembira lainnya merupakan kembalinya Hosono ke panggung internasional. September mendatang, ia akan memengawali “The Yours Sincerely Tour” di Amerika Utara.

Ini akan menjadi penampilan pertamanya di Amerika Serikat dalam tujuh tahun terakhir, mencakup tempat-tempat legendaris bagaikan Radio City Music Hall di New York dan Greek Theatre di Los Angeles.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *