Prediksi IHSG Hari Ini dan Saham-saham Rekomendasi Analis

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang besar demi bangkit (rebound) pada perdagangan Rabu (1/7/2026) pada hari ini.

Potensi penguatan ini muncul sebagai angin segar untuk pasar modal domestik setelah tertekan cukup dalam pada hari semasih belumnya.

Dalam analisis teknikalnya, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memproyeksikan pergerakan indeks pada hari ini akan berada pada rentang yang cukup dinamis.

“IHSG berpotensi rebound pada hari ini, bersama level Support di kisaran 5500–5600 dan posisi Resistance di rentang 5800–5950,” jelas Fanny dalam laporan riset harian, pada Rabu (1/7/2026).

Sinyal pembalikan arah ini menjadi momentum penting mengingat pada penutupan perdagangan Selasa (30/6), IHSG terperosok cukup dalam bersama koreksi sebesar 3,05%.

Pelemahan tersebut diperparah oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai sekitar Rp 1,21 triliun. Sejumlah saham berkapitalisasi besar (blue chip) yang teramat sejumlah dilepas asing berturut-turut merupakan BBCA, BBRI, BMRI, ASII, dan AADI.

Wall Street Cetak Rekor, Saham Teknologi AS Menggila

Optimisme pergerakan IHSG pada hari ini didorong oleh sentimen positif global, di mana bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) ditutup menguat signifikan pada perdagangan tadi malam.

Reli masif saham-saham sektor teknologi, khususnya industri semikonduktor, sukses mengangkut bursa AS menutup paruh pertama tahun 2026 (1H26) bersama performa impresif.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,26% dan kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH). Sementara itu, indeks S&P 500 menguat 0,79%, dan indeks Nasdaq Composite melesat tajam hingga 1,52% sekaligus membukukan kinerja kuartalan terbaiknya sejak tahun 2020.

Lonjakan pasar di AS dipimpin oleh saham produsen cip papan atas, bagaikan Nvidia yang naik 2,6%, Advanced Micro Devices (AMD) yang melonjak 7,7%, serta Intel yang menguat 6%.

Meredanya kekhawatiran pasar terhadap evaluasi belanja teknologi kecerdasan buatan (AI) serta tanda-tanda meredanya tensi geopolitik global menjadi bahan bakar utama meroketnya bursa AS.

Dari kawasan regional, bursa saham Asia mencatatkan pergerakan yang bervariasi (mixed) pada penutupan pada hari semasih belumnya. Indeks Taiex Taiwan memimpin penguatan bersama lonjakan drastis sebesar 2,5%, diikuti Kospi Korea Selatan yang bertambah 0,97%. Di Jepang, indeks Nikkei 225 juga naik 0,86% merespons sentimen damai terkait perundingan blokade Selat Hormuz antara AS dan Iran.

Namun, sejumlah bursa regional lain terpantau parkir di zona merah, bagaikan Hang Seng Hong Kong yang turun 0,63%, Straits Times Singapura melemah 0,73%, dan FTSE Malaysia yang terkoreksi tipis 0,11%.

Ide Trading Saham Hari Ini (BNI Sekuritas)

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *