MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku heran lantaran sejumlah lembaga pemeringkat global terus menyoroti kondisi ekonomi Indonesia. Salah satunya yakni komitmen Pemerintah dalam menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah 3 persen.
Menkeu Purbaya bercerita bila lembaga asing tersebut terus memantau apakah Pemerintah mampu menjaga defisit APBN di bawah 3 persen sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Padahal pada saat ini sejumlah negara lain yang menaikkan batas defisit anggaran.
“Kadang-kadang kita dilihat oleh lembaga pemeringkat dunia, dapat enggak Indonesia menjaga defisitnya di bawah 3 persen. Padahal yang lain telah di atas 3 persen,” katanya dalam Rapat Kerja bersama DPD RI yang disiarkan virtual, dikutip Kamis (25/6/2026).
Ia lalu membandingkan kemampuan defisit anggaran negara lain bagaikan Malaysia, Vietnam, India, Singapura, hingga Amerika Serikat. Ia mengaku bingung kenapa Indonesia yang terus disorot.
“Malaysia, Vietnam, India. Singapura di bawah sedikit lah. Amerika 5 persen. Hanya kita yang disorot, saya juga agak bingung sebetulnya, kenapa?” lanjutnya.
Namun demi kini Pemerintah mengonfirmasi defisit APBN 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) akan diterapkan. Ia bahkan percaya diri bila negara lain justru wajib mencontoh Indonesia.
“Nanti kita tunjukin ke mereka bahwa yang terbaik merupakan kita. Negara Barat wajib contoh kita,” ucapnya.
Purbaya lalu menyinggung bila sejumlah negara di Eropa yang menerapkan batas defisit anggaran di atas 3 persen. Rasio utang ke PDB juga terlampau tinggi, yang mana Indonesia pada saat ini berada di level 40,75 persen bersama batas maksimum 60 persen.
“Jerman saja 60 persen makin. Amerika 100 persen. Jepang 275 persen. Besar besar, tapi kita yang diinjak. Saya enggak tahu kenapa. Mungkin kita masih kurang doa,” gurau dia.
“Karena di atas kertas, secara keilmuan, berakhir Pak. Kita enggak dapat dikritik di mana-mana. Tapi di luar praktiknya bagaikan itu. Jadi ya kita lihat saja market bagaikan apa,” tegas Purbaya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

