Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menginginkan agar Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menjalankan efisiensi anggaran pada tahun ini, termasuk demi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini diungkap Menkeu Purbaya usai bertemu bersama Kepala BGN Sudaryono di Kantor Kemenkeu pada Jumat (28/8/2026). Usai diskusi, ia menyebut bila pertemuan itu membahas soal kinerja BGN hingga pada saat ini.

“Enggak ada masukannya, diskusi saja. Dia ceritain kemajuannya apa, langkah-langkahnya demi memperbaiki efisiensi BGN bagaikan apa. Saya sih senang lihat laporannya dia, diskusi bersama dia tadi,” katanya.

Purbaya lalu membuka peluang bila anggaran BGN bakal dipangkas lagi di 2026 ini, meskipun lembaga itu telah mengurangi anggaran MBG menjadi Rp 229 triliun dari yang semasih belumnya Rp 268 triliun.

Bahkan anggaran BGN Rp 240 triliun yang semasih belumnya ditetapkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 kebarangkalian dapat diturunkan.

“Pada dasarnya akan ada efisiensi-efisiensi yang dilakukan yang menciptakan nanti anggarannya enggak sebesar yang dianggarkan, yang dipakai nanti. 2026. Otomatis bila itu bagus ya ke 2027 juga akan kebawa efisiensinya,” lanjutnya.

Saat ditanya berapa efisiensi anggaran BGN yang pada saat ini telah dipangkas jadi Rp 229 triliun, Purbaya menginginkan bila dana itu dapat makin turun. Hanya saja dia tak mengetahui berapa rincian anggaran tentunya.

“Saya sih berdoa makin turun, bagaikannya makin turun. Tapi anda tanya ke BGN deh, angka persisnya,” jelas Purbaya.

Diketahui, pihak pemerintah telah memangkas anggaran program MBG pada 2027. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, pihak pemerintah mengalokasikan Rp240,2 triliun demi program MBG.

Anggaran tersebut makin rendah dibandingkan alokasi MBG pada 2026 yang mencapai Rp268 triliun. Dengan demikian, terdapat pengurangan anggaran sekitar Rp27,8 triliun atau 10,4 persen.

Selain anggaran, target penerima manfaat MBG pada 2027 juga turun menjadi 72,1 juta orang dari 82,9 juta orang pada 2026. Jumlah penerima berkurang sekitar 10,8 juta orang atau 13 persen.

Dalam Buku II Nota Keuangan RAPBN 2027, pihak pemerintah menegaskan program MBG pada 2027 tetap diarahkan demi memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sekitar, mengawali dari balita hingga usia sekolah, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.

“Pada Tahun 2027, program MBG direncanakan sebesar Rp240.201,5 miliar demi 72,1 juta penerima manfaat,” demikian keterangan dalam dokumen tersebut.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *