Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Melemahnya nilai tukar rupiah yang kini menyentuh angka Rp18.000 per dolar AS mendapat reaksi dari pimpinan DPR RI.

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa, mendesak pihak pemerintah, khususnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, demi dalam waktu dekat bersinergi bersama Bank Indonesia (BI) guna menahan laju depresiasi mata uang garuda.

“Kita minta Menteri Keuangan demi terus solid bersama Bank Indonesia menjalankan fungsi fiskal dan moneter ini. Itu penting yang wajib dilakukan dalam waktu dekat. Mau siapa yang inisiatif, mau Menteri Keuangan atau BI, dalam waktu dekat lakukan konsolidasi fiskal dan moneter,” ujar Cucun di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Cucun juga mempertanyakan masih belum terlihatnya langkah konkret di lapangan, padahal pihak pemerintah dan DPR telah meresmikan UU P2SK (Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan) yang menyerahkan ruang untuk otoritas demi menjalankan berbagai skema kreatif dalam menjaga stabilitas ekonomi.

“DPR merekomendasikan kepada pihak pemerintah, terutama Keaparatur negara kementerianan Keuangan, demi dalam waktu dekat menjalankan konsolidasi. Jika cadangan devisa di BI masih kuat, dalam waktu dekat lakukan intervensi demi menahan laju nilai tukar ini,” tegas politisi PKB tersebut.

Senada bersama Cucun, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengingatkan bahwa penanganan serius wajib dilakukan pada saat ini agar tren pelemahan tidak semakin dalam.

Apalagi, pihak pemerintah telah mematok target nilai tukar rupiah pada tahun 2027 di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF).

“Untuk dapat mewujudkan nilai tukar rupiah di kisaran itu pada 2027, maka upaya yang terjadi pada hari ini wajib benar-benar ditangani secara serius oleh seluruh otoritas yang bertanggung jawab,” kata Saan.

Saan meyakini pihak pemerintah melalui keaparatur negara kementerianan terkait tengah berupaya mencegah penurunan makin lanjut, namun ia menekankan perlunya kecepatan dalam pengendalian agar posisi rupiah kembali sesuai harapan.

“Kita menginginkan tren turunnya nilai tukar rupiah ini tidak semakin dalam dan dalam waktu dekat dapat dikendalikan pada posisi yang kita harapkan bersama,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *