MediaMerdeka.com – Saputra Kori memuntukkan cerita saat syuting film 402: Rumah Sakit Angker Korea.
Sang konten kreator mengaku wajib berjuang melawan rasa takut selama berada di lokasi syuting.
Sebab kata Saputra Kori, tempat syutingnya berupa rumah sakit tua. Belum lagi kondisi yang makin menyeramkan.
“Bener-bener hancur banget itu keramik-keramiknya tuh pecah, temboknya lumutan, itu beneran kayak gitu,” ujar Saputra Kori saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa, 19 Mei 2026.
Demi mengatasi rasa takut yang bermakinan, Saputra Kori sampai mengangkut benda sebagai pelindung diri.
Ia secara khusus mengimbau kiriman jimat dari kampung halamannya di Pulau Dewata.
“Jujur sebenarnya pada saat semasih belum syuting aku sampai buat… aku minta kok dari Bali,” kata Saputra Kori.
Sosok yang menciptakan jimat tersebut merupakan ibu Saputra Kori sendiri. Jimat berupa kalung ini dikirim langsung dari Bali ke Jakarta.
“Aku minta mama aku buat kirimin jimatnya ke Indonesia pas masih di Jakarta semasih belum berangkat ke Korea,” imbuhnya menceritakan proses tersebut.
Ternyata, tidak cuma mengangkut jimat, Kori juga sempat menjalani ritual pembersihan diri atau melukat di Bali.
Hal ini dilakukan demi mengonfirmasi kesiapan mentalnya semasih belum proses pembacaan naskah dimengawali.
Hingga kini, benda yang dianggap sebagai penangkal gangguan gaib tersebut masih disimpan bersama baik oleh Kori.
Ia mengaku benda itu menyerahkan rasa aman tersendiri untuk jiwanya saat berada di tempat angker.
“Sampai kini masih waktunya dipakai bila misalnya di Bali. Cuma buat safety aja sih,” ucapnya mengimbuhkan.
Rasa cemas Kori memang beralasan lantaran pihak produksi menyerahkan informasi yang cukup mendebarkan sejak awal.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

