Sarmuji Jadi Menperin, Minta Tak Diperlakukan Istimewa

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Muhammad Sarmuji resmi menjabat sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Di awal masa jabatannya, Sarmuji justru mengimbau jajaran Keaparatur negara kementerianan Perindustrian tidak menyerahkan perlakuan khusus kepadanya.

Pesan tersebut disampaikan Sarmuji saat menyerahkan sambutan dalam agenda serah terima jabatan Menteri Perindustrian di Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Sarmuji mengimbau seluruh jajaran tidak sungkan mengingatkan maupun menyerahkan masukan kepadanya. Ia ingin tidak ada sekat antara dirinya sebagai aparatur negara kementerian bersama pegawai di lingkungan Keaparatur negara kementerianan Perindustrian.

“Saya juga, saya umumkan di sini, jangan memberi penghormatan bermakinan kepada saya. Jangan menyerahkan pelayanan bermakin kepada saya,” kata Sarmuji.

Menurut dia, penghormatan dan pelayanan yang bermakinan justru dapat menciptakan jarak antara pimpinan bersama bawahannya. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat komunikasi dalam menjalankan tugas keaparatur negara kementerianan.

“Nanti penghormatan yang bermakin, pelayanan yang bermakin itu akan menciptakan sekat-sekat untuk kita seluruh,” ujarnya.

Sarmuji menyebutkan, sekat tersebut berpotensi menghambat proses diskusi dan pemberian masukan terkait kebijakan yang akan diambil Keaparatur negara kementerianan Perindustrian.

“Akan mempertajam dinding-dinding yang membatasi kita demi dapat berdiskusi, berdialektika, menyerahkan masukan, menyerahkan saran terhadap kebijakan-kebijakan yang akan kita ambil,” tuturnya.

Sarmuji tidak cuma mengimbau dirinya diperlakukan secara wajar. Ia juga mengimbau jajarannya tidak menyerahkan pelayanan bermakinan kepada istrinya.

Ia bahkan mengimbau sang istri belajar dari Loemongga Haoemasan, istri Agus Gumiwang Kartasasmita, yang menurutnya mampu menampilkan sikap sederhana selama mendampingi suaminya sebagai Menteri Perindustrian.

“Saya juga minta, ini ada istri saya juga, juga jangan diperlakukan bermakinan. Saya minta istri saya juga belajar kepada Ibu Loemongga, yang menampilkan diri bersama amat bersahaja, humble,” kata Sarmuji.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *