Sempat Dikira Titik Terang, Temuan Pelampung Dipastikan Bukan Milik Kapal Jurnalis Hilang

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengonfirmasi temuan pelampung dari hasil pencarian di hari ketiga, Kamis (10/9) bukan milik kapal tim jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9).

“Berdasarkan hasil pemeriksaan (pelampung) bukan merupakan milik Kapal Arupadhatu 1 yang sampai kini masih belum ditemukan. Life jacket warna oranye dan pelampung warna putih bukan alat-alat keselamatan yang dimiliki oleh kapal Arupadhatu,” katanya di Pos SAR Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9/2026).

Hal tersebut juga diperkuat berdasarkan keterangan dari pemilik Kapal Arupadhatu 1, Sandi, yang telah diinvestigasi oleh pihak kepihak kepolisianan.

Sandi saat dikonfirmasi di lokasi yang sama juga mengonfirmasi pelampung yang ditemukan oleh KAL Anyer I-3-64 pada operasi pencarian di hari ketiga bukan merupakan peralatan keselamatan milik kapal yang disewakannya demi tim jurnalis berangkat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9).

“Saya tadi telah dimintai keterangan oleh pihak yang berwajib, boleh Polairud, saya tentukan (pelampung) bukan milik saya,” ujar dia sebagaimana dilansir Antara.

Sandi menegaskan kapalnya telah dilengkapi bersama peralatan keselamatan yang lengkap ketika berangkat bersama beragam warna.

“Saya tidak dapat mengonfirmasi life jacket, lantaran warnanya (di masing-masing kapal) beragam, ada biru, merah, tapi itu minimal ada 10 lantaran life jacket itu bila milik kita demi wisata, itu digunakan demi snorkeling oleh tamu-tamu, jadi, ditentukan makin dari 10,” tuturnya.

Sementara itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 13 kapal di hari keempat pencarian lima jurnalis hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau ke empat sektor.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menyebutkan ke-13 alutsista yang diterjunkan demi operasi hari keempat, yakni KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, dan KRI Lepu.

“Untuk pada hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang teruntuk dalam empat sektor,” katanya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *