MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Suahasil Nazara percaya diri bila pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester 2026 masih mampu menembus angka di atas 5,5 persen.
“Proyeksi pertumbuhan, kita masih lihat bahwa saya yakin di Q3, Q4, di setengah tahun kedua ini kita masih dapat tumbuh di atas 5,5 persen. Dan ini merupakan pertumbuhan yang cukup baik,” katanya saat konferensi pers di Kantor Bank Indonesia (BI), dikutip Jumat (25/9/2026).
Menkeu Suahasil menegaskan bila pada saat ini Pemerintah berambisi menciptakan pertumbuhan ekonomi RI hingga 6 persen. Ia mengklaim bila kondisi ekonomi kini juga masih dalam tahap positif.
Bendahara negara menilai perekonomian Indonesia masih memperlihatkan ketahanan di tengah ketegangan geopolitik global. Ia membuktikan lewat sejumlah indikator mengawali dari inflasi, pertumbuhan ekonomi, hingga pertumbuhan kredit.
Suahasil menyebut bila pada saat ini inflasi RI masih ada di level 3,19 perse per Agustus 2026. Sedangkan pertumbuhan ekonomi di semester pertama mencapai 5,45 persen.
Bukti lainnya, pertumbuhan kredit di Indonesia masih di sekitar 13 persen. Dari sini, ia menyebut fundamental ekonomi RI masih amat baik.
“Ini merupakan indikator-indikator yang baik buat fundamental kita,” jelasnya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

