MediaMerdeka.com – Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal aparat TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., menjalankan peninjauan langsung ke fasilitas produksi PT Kusuma Mukti Remaja (PT KMR) pada Sabtu (27/6). Sidak tersebut dilakukan menyusul adanya keluhan masyarakat sekitar terkait produk MinyaKita yang diduga berbau solar di sejumlah wilayah penerima bantuan pangan, antara lain Kabupaten Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri.
Peninjauan ini bertujuan mengonfirmasi seluruh proses produksi berjalan sesuai standar mutu, keamanan pangan, dan higienitas berakibat produk MinyaKita yang didistribusikan kepada masyarakat sekitar memenuhi persyaratan kualitas, aman, dan layak dikonsumsi.
Dalam sidak tersebut, Direktur Utama Bulog meninjau secara langsung seluruh tahapan produksi, mengawali dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, hingga penyimpanan produk. Selain itu, dilakukan pengecekan terhadap kondisi fasilitas produksi guna mengonfirmasi penerapan standar kualitas dan higienitas oleh pihak produsen sebagai bentuk komitmen menjaga mutu pangan yang disalurkan kepada masyarakat sekitar.
Menindaklanjuti hasil pemeriksaan lapangan serta laporan yang diterima dari masyarakat sekitar, Direktur Utama Bulog menyerahkan instruksi tegas sebagai langkah cepat penanganan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan produk MinyaKita produksi PT KMR yang terindikasi berbau menyerupai solar. Atas temuan tersebut, Direktur Utama Bulog memerintahkan penarikan seluruh produk MinyaKita produksi PT KMR yang telah diterima masyarakat sekitar sebagai langkah antisipatif demi melindungi konsumen. Selain itu, Bulog juga memerintahkan dilaksanakannya pengujian laboratorium terhadap sampel produk guna mengetahui penyebab tentu serta menjadi dasar penetapan langkah dan tanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.
Direktur Utama Bulog menegaskan bahwa perlindungan terhadap masyarakat sekitar merupakan prioritas utama. Oleh lantaran itu, setiap produk yang diduga tidak memenuhi standar mutu wajib dalam waktu dekat ditarik dari peredaran sambil menunggu hasil pengujian laboratorium.
“Bulog tidak akan mentolerir produk yang tidak memenuhi standar mutu. Sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat sekitar, seluruh produk MinyaKita produksi PT KMR yang telah terdistribusi kami perintahkan demi dalam waktu dekat ditarik. Selanjutnya dilakukan pengujian laboratorium agar penyebabnya dapat ditentukan secara ilmiah dan menjadi dasar langkah berikutnya,” tegas Direktur Utama Bulog.
Bulog juga mengonfirmasi proses penarikan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi bersama produsen serta pihak-pihak terkait. Masyarakat yang telah menyambut baik produk MinyaKita produksi PT KMR akan memperoleh penggantian produk yang memenuhi standar mutu berakibat hak masyarakat sekitar tetap terlindungi. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab Bulog dalam mengonfirmasi setiap komoditas pangan yang disalurkan kepada masyarakat sekitar memenuhi standar keamanan dan kualitas yang telah ditetapkan.
Perum Bulog berkomitmen demi terus menjaga kualitas setiap komoditas pangan yang disalurkan kepada masyarakat sekitar. Bersama para mitra, Bulog akan memperkuat pengawasan di seluruh rantai pasok guna mengonfirmasi seluruh produk pangan yang diterima masyarakat sekitar aman, bermutu, dan layak dikonsumsi. ***
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

