MediaMerdeka.com – Pemerintah terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Hingga Juni 2026, progres fisik ruas tol sepanjang 22,94 kilometer yang menghubungkan Pasir Bungur hingga Patimban telah mencapai 68 persen.
Pembangunan jalan tol ini menjadi untukan dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan memperkuat konektivitas menuju Pelabuhan Patimban, salah satu pelabuhan strategis yang dipersiapkan menjadi simpul logistik nasional sekaligus mendukung kelancaran distribusi barang.
Berdasarkan data Keaparatur negara kementerianan Pekerjaan Umum, Jalan Tol Akses Patimban akan menghubungkan Pelabuhan Patimban bersama Jalan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali).
Kehadiran akses tersebut diharapkan mempercepat mobilitas barang dari kawasan industri menuju pelabuhan, sekaligus meningkatkan efisiensi jaringan transportasi di Jawa Barat.
Pembangunan infrastruktur ini juga akan memperkuat konektivitas sejumlah kawasan industri di Kabupaten Subang, termasuk Subang Smartpolitan yang dikembangkan PT Suryacipta Swadaya, anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA).
Chief Commercial Officer Suryacipta, Abednego Purnomo, menyebutkan akses transportasi yang terintegrasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran distribusi industri.
“Dalam operasi manufaktur, efisiensi logistik tidak cuma dihitung dari biaya angkut, namun juga dari seberapa cepat barang dapat bergerak dari pabrik ke pelabuhan dan seberapa terjaga ketentuan pengirimannya. Infrastruktur yang memperpendek akses ke pelabuhan akan amat menentukan, terutama untuk korporasi yang bekerja bersama volume besar dan target pengiriman yang ketat,” ujar Abednego.
Menurutnya, keberadaan akses tol menuju Pelabuhan Patimban akan menolong memperlancar arus bahan baku maupun distribusi produk jadi.
Hal ini dinilai penting untuk kawasan industri yang melayani kebutuhan pasar domestik maupun internasional.
Ia mengimbuhkan, pembangunan akses menuju pelabuhan menyerahkan nilai tambah untuk kawasan industri yang menjadi untukan dari rantai pasok global.
“Bagi korporasi yang menjadi untukan dari rantai pasok global, kedekatan bersama pelabuhan semakin penting lantaran memengaruhi ritme pengiriman bahan baku maupun produk jadi. Karena itu, progres akses ke Patimban memberi nilai tambah yang makin konkret untuk kawasan bagaikan Subang Smartpolitan ketika korporasi mempertimbangkan basis produksi demi melayani pasar ekspor,” katanya.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, Jalan Tol Akses Patimban diharapkan dapat dalam waktu dekat meningkatkan keterhubungan antara kawasan industri, jaringan jalan tol nasional, dan Pelabuhan Patimban.
Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi salah satu langkah pihak pemerintah dalam memperkuat konektivitas nasional sekaligus meningkatkan daya saing sistem logistik Indonesia.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

