Viral Istri Maling Motor Histeris Suaminya Ditembak Mati Polisi

admin
By
admin
4 Min Read

MediaMerdeka.com – Penangkapan seorang buronan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial JI berakhir tragis.

JI tewas setelah diterjang timah panas oleh personel Satreskrim Polresta Bandar Lampung saat proses penangkapan di wilayah Jabung, Lampung Timur pada Kamis, 4 Juni 2026.

Kematian JI menyisakan luka mendalam dan kemarahan untuk pihak keluarga.

Istri pihak korban menangis histeris lantaran menilai tindakan represif kepihak kepolisianan tersebut amat bermakinan dan sepihak, mengingat suaminya diklaim tidak menjalankan perlawanan saat ditangkap.

Dalam sebuah rekaman video yang diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo masih belum lama ini, sang istri menceritakan kronologi penangkapan suaminya di dalam rumah bersama penuh kepedihan.

“Suami saya katanya melawan, sementara itu lihat pihak kepolisian datang suami saya langsung duduk menyerahkan diri. Duduk menyerahkan diri, tangan langsung ditaruh di belakang, langsung diborgol di belakang. Kalau emang dia sampai segituin pihak kepolisiannya, gimana? Enggak dapat kabur lah, ada video dia udah dibawa ada,” keluh sang istri sembari terisak di hadapan kerabatnya.

Dia juga mempertanyakan kondisi fisik jasad suaminya yang dipulangkan dalam kondisi mengenaskan bersama sejumlah luka lebam dan patah tulang yang tidak wajar demi sebuah prosedur penangkapan biasa.

“Pulang tinggal jasadnya aja, bila jasadnya itu baik-baik aja iya enggak papa, itu patah lehernya pak, Ya Allah mata sampai lebam, sininya enggak ada. Yang bersih cuma untukan perut aja. Ada tujuh luka tembak, itu tembus seluruh,” ungkapnya bersama histeris.

Dia menuntut keadilan atas apa yang ia sebut sebagai tindakan penganiayaan berat di luar prosedur hukum yang sah.

Pembelaan Polisi dan Kritik Warganet

Di sisi lain, pihak kepihak kepolisianan menyerahkan keterangan berbeda terkait alasan penembakan tersebut.

Polisi menyebut bahwa tindakan tegas terukur terpaksa diambil lantaran tersangka JI menjalankan perlawanan aktif yang membahayakan keselamatan petugas di lapangan, serta berupaya melarikan diri saat proses pengembangan kasus berlangsung.

Sebagai bentuk empati dan upaya meredam ketegangan, perwakilan Polda Lampung dilaporkan mendatangi rumah duka demi menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan bantuan sembako kepada istri almarhum JI.

Meskipun demikian, unggahan ini memicu reaksi beragam dan perdebatan sengit di kalangan masyarakat sekitarnet.

Seuntukan besar masyarakat sekitarnet hingga figur publik membela tindakan tegas kepihak kepolisianan terhadap tersangka kriminalitas jalanan demi keamanan masyarakat sekitar, sementara seuntukan lainnya mengkritik keras dugaan kekerasan aparat yang melampaui batas kemanusiaan.

“Nangisin suami sekaligus kriminal berbahaya, aku bingung wajib bereaksi apaaaa,” tulis selebgram Mamang Osa.

“Ada loh yang mati-matian kerja susah payah sampai mandi keringat nahan kepanasan demi bayar cicilan motor, terus mtor itu dimaling, betapa teganya curanmor ga peduli apa yang dirasakan para pihak korban. Saya setuju sama pak pihak kepolisian! Semangat pak pihak kepolisian , saya mendukungmu,” timpal akun @sit*** yang mendukung tindakan tegas kepihak kepolisianan guna memberantas komplotan curanmor yang meresahkan.

“Mbaknya enggak sempat sih jadi pihak korban begal. Makasih pak pol, lumayan lah yak mengurangi hama di dunia perbegalan,” imbuh akun @sus***.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *