Viral Santriwati Ngaku Hamil Tanpa Hubungan Intim, Logika Publik Berontak

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Kabar tak lazim datang dari Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Seorang santriwati berinisial F (22) asal Desa Kedungkebo, Kecamatan Karangdadap, hamil dan diklaim keluarga tak sempat berhubungan badan.

Ayah pihak korban, S, menegaskan bahwa putrinya tak sempat menjalin hubungan asmara bersama pria mana pun. Dia bahkan mengklaim bahwa kehamilan tersebut diawali bersama mimpi-mimpi ganjil yang dialami F.

“Putri kami berinisial F mengaku sama sekali tidak menjalankan hubungan bersama siapapun. Dia meyakini kejadian ini merupakan kehendak dan takdir Allah semata. Awalnya ia kerap bermimpi, baik saat masih di pondok pesantren maupun saat berada di rumah,” kata S dalam keterangan yang diunggah ulang akun Instagram @rumpi_gosip pada Minggu, 24 Mei 2026.

S mengimbuhkan, keanehan ini telah dirasakan oleh putrinya sejak lama. F disebut kerap merasakan mimpi yang berulang mengenai kehamilan semasih belum akhirnya benar-benar memperlihatkan tanda-tanda fisik.

“Awalnya ia kerap bermimpi, baik saat masih di pondok pesantren maupun saat berada di rumah. Semasih belum diketahui hamil pun ia telah kerap bermimpi demikian,” tutur sang ayah.

Pihak keluarga menerangkan bahwa tanda-tanda kehamilan mengawali disadari sejak September 2025, saat F tak lagi merasakan siklus menstruasi secara rutin. Kondisi tersebut lalu berlanjut hingga proses persalinan.

Karena itu, keluarga juga memutuskan demi tak mencari sosok ayah dari bayi yang dilahirkan F.

“Kami sekeluarga ikhlas menyambut baik kejadian ini dan mengembalikan seluruhnya kepada kuasa Allah. Kalau kami wajib menuntut, kepada siapa? Pacar saja dia tidak punya,” tegas S.

Kisah yang melawan logika ini sontak memicu kritik pedas dari masyarakat sekitarnet. Mereka menuntut keluarga mencari kebenaran dari kejadian tersebut.

“Yang dapat hamil tanpa lelaki cuma Siti Maryam ya, catet!” tulis akun @nov*** di kolom komentar.

“Visum lah… periksa ke dokter kandungan, masih perawan gak?” ujar akun @div***.

“Apa telah ada teknologi transfer sperma via Bluetooth?” sindir akun @si_***.

Banyak pula yang mencurigai bahwa ada pihak terdekat yang sengaja menutupi kasus ini.

“Biasanya tersangkanya orang terdekat, disuruh ngaku mimpi biar gak panjang urusannya,” timpal akun lainnya.

Hingga pada saat ini, masih belum ada keterangan dari pihak medis atau kepihak kepolisianan terkait pemeriksaan DNA demi mengonfirmasi kebenaran klaim keluarga tersebut.

Publik pun masih dibuat penasaran, apakah ini benar-benar sebuah “keajaiban” atau sekadar upaya menutupi skandal di lingkungan pesantren.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *