Wamendagri Dorong Penguatan Kerja Sama Daerah untuk Antisipasi Karhutla saat El Nino 20262027

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya memperkuat sinergi antarwilayah dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna menyikapi potensi fenomena El Nino pada 2026–2027. Menurutnya, penanganan karhutla perlu dilakukan secara terpadu lantaran dampaknya kerap melampaui batas administrasi daerah.

“Kita tidak dapat bekerja sendiri, kita tidak dapat memiliki ego sektoral, lalu memiliki pemikiran bahwa ini bukan wilayah saya,” kata Wiyagus saat menghadiri Rapat Koordinasi Khusus Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 bertajuk “Bersinergi demi Negeri Menghadapi El Nino 2026 dan 2027” di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, pihak pemerintah daerah (Pemda) perlu memperkuat koordinasi dalam pencegahan dan penanganan karhutla. Karena itu, Keaparatur negara kementerianan Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendorong pemanfaatan skema kerja sama daerah demi memperkuat respons terhadap bencana lintas wilayah.

Wiyagus menerangkan, Kemendagri telah memfasilitasi penguatan kerja sama tersebut melalui berbagai regulasi, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020. Regulasi tersebut memberi ruang untuk daerah demi berkolaborasi menyikapi kondisi darurat, termasuk karhutla.

“Di mana kerja sama dapat dilaksanakan demi mengatasi kondisi darurat dan mendukung program strategis nasional, meskipun masih belum tercantum dalam perencanaan pembangunan daerah semasih belumnya,” ujarnya.

Di lain sisi, Wiyagus mengapresiasi sinergi Pemda dan para pemangku kepentingan yang telah terbangun dalam pengendalian karhutla. Langkah tersebut sejalan bersama Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Karhutla.

Untuk memperkuat upaya tersebut, Kemendagri mendorong integrasi perencanaan dan penganggaran daerah serta peningkatan kapasitas aparatur, mengawali dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, hingga aparatur desa dan kelurahan agar makin siap menyikapi ancaman karhutla.

Wiyagus juga mengingatkan pentingnya edukasi dan sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat sekitar demi meningkatkan kesadaran dalam mencegah karhutla. Selain itu, Pemda perlu memperkuat kelembagaan, memberdayakan masyarakat sekitar, mengembangkan desa mandiri bebas kebakaran, serta mengoptimalkan sarana, prasarana, dan pendanaan guna meningkatkan kesiapsiagaan menyikapi musim kemarau mendatang. ***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *