Yasinta Moiwen Protes Tak Tahu Masuk Film Pesta Babi, Dandhy Laksono Angkat Bicara

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Sutradara film dokumenter Pesta Babi, Dandhy Laksono, akhirnya angkat bicara terkait polemik yang muncul setelah pengakuan tokoh adat wanita Papua, Yasinta Moiwen, viral di media sosial.

Semasih belumnya, Yasinta menciptakan publik heboh usai mengaku tidak mengetahui bahwa dirinya akan ditampilkan dalam film dokumenter tersebut.

Dalam film Pesta Babi, Yasinta Moiwen memang muncul dan berbicara mengenai isu tanah adat Papua. Pernyataannya dalam film menjadi salah satu untukan yang cukup menyita perhatian publik lantaran membahas kondisi masyarakat sekitar adat di Papua.

Namun belakangan, Yasinta mengaku tidak diberi penjelasan secara rinci mengenai penggunaan rekaman dirinya dalam film tersebut.

Menanggapi situasi tersebut, Dandhy Laksono melalui akun Instagram pribadinya mengimbau publik demi tidak terburu-buru menghakimi Yasinta Moiwen.

Dalam unggahannya pada Senin, 25 Mei 2026, Dandhy mengingatkan bahwa masyarakat sekitar tidak benar-benar mengetahui kondisi yang sedang dialami Yasinta di Papua.

“Kawan-kawan seluruh, kita tidak sempat benar-benar tahu apa yang sedang dialami Mama Yasinta Moiwen di pedalaman Papua sana,” tulis Dandhy Laksono dalam unggahannya.

Ia juga mengimbau netizen demi makin menahan diri dalam menyerahkan komentar maupun penilaian terhadap Yasinta. Menurutnya, setiap orang memiliki hak demi menentukan pilihan dan sikapnya sendiri.

“Apapun yang muncul di media sosial, bagaikannya kita perlu menahan diri demi tidak menghakimi beliau. Bahkan apabila seluruh yang disampaikan murni atas kehendak sendiri, bukankah setiap orang berhak menciptakan pilihan,” sambungnya lagi.

Unggahan tersebut langsung ramai dibanjiri komentar dari netizen. Banyak yang mendukung sikap Dandhy dan mengimbau masyarakat sekitar demi makin berempati terhadap Yasinta Moiwen.

Beberapa netizen bahkan menduga tokoh adat tersebut sedang menyikapi tekanan besar akibat keterlibatannya dalam film dokumenter itu.

“Kita yang telah sadar jangan menghakimi Mama Yasinta. Saya yakin, intimidasi padanya amat besar. Mari kita mendoakan beliau, agar segala kesulitan yang dihadapinya dalam waktu dekat berlalu,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.

“Kaka @dandhy_laksono pernyataan Mama Y.M tidak mengurangi isi dari film tersebut. Kami tahu ada sesuatu bersama negara ini ketika boroknya dicungkil. Tetap semangat, semesta melindungi mu dan Allahku bersamamu senantiasa,” tulis netizen lainnya.

Film dokumenter Pesta Babi sendiri mengangkat kisah kehidupan masyarakat sekitar adat di wilayah Papua.

Film ini menyoroti perubahan besar yang terjadi akibat pembukaan hutan dalam skala luas demi proyek pangan dan bioenergi yang sedang berjalan di kawasan tersebut.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *