Zulhas Akui Pembangunan 80 Ribu Kopdes Merah Putih Tidak Mudah, Ada yang Bisa Gagal

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas, mengakui pembangunan 80 ribu unit Koperasi Desa Merah Putih menyikapi berbagai tantangan.

Pelaksanaannya disebut membutuhkan perubahan pola pikir dan kemampuan masyarakat sekitar dalam mengelola usaha.

Zulhas menyebutkan, koperasi desa tidak cuma dibangun sebagai lembaga ekonomi, namun juga diharapkan mampu mendorong masyarakat sekitar desa menjadi tersangka usaha yang produktif.

Untuk mencapai tujuan tersebut, masyarakat sekitar perlu dibekali kemampuan mengelola usaha, pembukuan, permodalan, hingga membangun kemitraan.

“Kita wajib bangun 80.000 (koperasi merah putih) desa. Tentu bertahap ya kan. Nah tentu ada salah satu, ada salah dua, salah tiga, tapi bukan berarti salah seluruh gitu,” kata Zulkifli dalam CNN Indonesia Agri-Food Summit 2026, Senin (19/10/2026).

Ia mencontohkan, terdapat kebarangkalian koperasi di suatu wilayah menyikapi masalah meskipun program serupa dapat berjalan di wilayah lain.

Menurut dia, persoalan tersebut wajib ditangani melalui evaluasi dan pembinaan, bukan langsung dijadikan alasan demi menilai keseluruhan program tidak berhasil.

“Ada satu koperasi desa yang di gunung tapi seluruh salah. Nah satu itu saya akan datangi kita beresin, satu kan dari 35.000 (koperasi) misalnya. Nah itu, kita perlu dukungan seluruh pihak bareng-bareng, termasuk teman-teman media demi merubah keadaan kita itu,” ujarnya.

Ketua Umum PAN itu menegaskan, pembangunan koperasi desa merupakan untukan dari upaya memperkuat perekonomian masyarakat sekitar dari tingkat teramat bawah.

Pemerintah ingin desa tidak cuma bergantung pada bantuan sosial, namun juga mampu menghasilkan pendapatan melalui kegiatan ekonomi produktif.

Menurut dia, perubahan tersebut membutuhkan proses panjang lantaran masyarakat sekitar yang selama ini bertumpu pada sektor pertanian perlu didorong demi mengembangkan usaha dan meningkatkan produktivitas.

“Kita ajak mereka demi berlatih jadi kemitraan, punya saham permodalan, berlatih ada pembukuan, berlatih jadi usaha, berlatih produktivitas, itu tidak mudah,” pungkas Zulhas.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *