MediaMerdeka.com – Rata-rata harga sejumlah komoditas pangan nasional di pasar tradisional kembali bergerak variatif pada Kamis (2/7/2026).
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.16 WIB, mayoritas komoditas merasakan kenaikan, meski sejumlah bahan pangan utama justru mencatat penurunan harga.
Kenaikan teramat mencolok terjadi pada cabai merah keriting yang naik 15,56 persen atau Rp8.350 menjadi Rp62.000 per kilogram (kg). Sementara itu, bawang merah ukuran sedang juga melonjak 5 persen atau Rp2.550 menjadi Rp53.600 per kg.
Harga bawang putih ukuran sedang ikut meningkat 9,39 persen atau Rp4.100 menjadi Rp47.750 per kg.
Di kelompok beras, seluruh jenis merasakan kenaikan. Beras kualitas bawah I naik 11,6 persen menjadi Rp16.350 per kg, beras kualitas bawah II naik 7,93 persen menjadi Rp15.650 per kg.
Kemudian, beras kualitas medium I naik 6,75 persen menjadi Rp17.400 per kg dan medium II meningkat 2,48 persen menjadi Rp16.500 per kg. Sementara itu, beras kualitas super I naik 6,53 persen menjadi Rp18.750 per kg dan super II naik 3,22 persen menjadi Rp17.650 per kg.
Untuk komoditas cabai lainnya, cabai rawit merah tercatat naik 7,18 persen menjadi Rp63.950 per kg. Berbeda bersama itu, cabai merah besar turun 7,74 persen menjadi Rp49.500 per kg, sementara itu cabai rawit hijau merosot 32,63 persen menjadi Rp35.100 per kg.
Di kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar naik 4,59 persen menjadi Rp38.750 per kg. Namun, daging sapi kualitas I turun 4,64 persen menjadi Rp142.900 per kg dan daging sapi kualitas II turun 4,58 persen menjadi Rp134.450 per kg.
Sementara itu, telur ayam ras segar juga merasakan penurunan 3,2 persen atau Rp950 menjadi Rp28.750 per kg.
Untuk komoditas gula, gula pasir kualitas premium naik 8,87 persen menjadi Rp22.100 per kg. Adapun gula pasir lokal naik tipis 0,79 persen menjadi Rp19.250 per kg.
Harga minyak goreng juga cenderung meningkat. Minyak goreng curah naik 3,16 persen menjadi Rp21.250 per kg, minyak goreng kemasan bermerek I naik 3,71 persen menjadi Rp25.150 per kg, sementara itu minyak goreng kemasan bermerek II naik tipis 0,21 persen menjadi Rp23.450 per kg.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

