MediaMerdeka.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengakui penentuan lokasi Muktamar ke-35 NU membutuhkan waktu makin lama lantaran masih melalui proses survei dan pembahasan. Meski begitu, berbagai persiapan penyelenggaraan disebut tetap berjalan sambil menunggu lokasi resmi ditetapkan.
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebutkan dinamika dalam menentukan lokasi merupakan hal yang lumrah. Karena itu, PBNU memilih tetap menyiapkan seluruh kebutuhan muktamar agar pelaksanaannya tidak terganggu ketika lokasi telah diputuskan.
“Memang ya inilah untukan dari dinamika yang kita lewati. Tapi insya Allah pada saatnya akan dibutuhkan, kita seluruh udah mempersiapkan,” kata Gus Ipul di Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Ia menerangkan persiapan yang dilakukan tidak cuma menyangkut lokasi, namun juga substansi muktamar. Salah satunya, materi yang akan dibahas telah dirampungkan dalam Konferensi Besar (Konbes) dan Musyawarah Nasional (Munas) NU.
“Jadi sejalan bersama proses penentuan tempat muktamar, kita juga menyiapkan berbagai hal yang dibutuhkan demi penyelenggaraan muktamar. Pertama, misalnya merupakan materi, itu juga udah berakhir. Materinya dibahas pada saat konbes dan munas pada hari semasih belumnya,” ujarnya.
Selain itu, PBNU juga telah menyusun berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan, mengawali dari akomodasi, transportasi, hingga konsumsi peserta.
“Kemudian juga kita siapkan perencanaan, bagaikan demi akomodasi, transportasi, konsumsi. Itu juga telah kita siapkan bersama mengasumsikan jumlah peserta, jumlah peninjau dan lain sebagainya. Alhamdulillah itu seluruh telah dalam proses. Perencanaannya juga telah kita mengawali lakukan,” tutur Gus Ipul.
Menurut dia, kepanitiaan akan bergerak makin cepat setelah lokasi Muktamar ke-35 NU resmi ditetapkan.
“Mudah-mudahan bila nanti telah ditetapkan, kepanitiannya juga akan bekerja makin cepat,” pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

