Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain pada Kamis (9/7/2026) waktu setempat.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip media Iran, Tasnim News, IRGC menyebut operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas serangan militer Amerika Serikat terhadap wilayah Iran.

IRGC mengklaim serangan dilakukan memakai rudal dan pesawat nirawak (drone) yang menyasar sejumlah fasilitas militer AS di kawasan Teluk.

Iran Sebut Serangan sebagai Respons

Menurut IRGC, sasaran serangan meliputi pangkalan Arifjan dan Ali Al Salem di Kuwait, serta fasilitas militer Juffair dan Sheikh Isa di Bahrain.

Militer Iran menegaskan operasi tersebut merupakan tahap awal dari respons terhadap aksi militer Amerika Serikat yang disebut menargetkan sejumlah wilayah di Iran.

“IRGC menegaskan dalam sebuah pernyataan bahwa setelah pelanggaran janji dan agresi terbarunya terhadap Iran, empat pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain dihantam dalam fase pertama responsnya,” tulis kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim News Agency.

“Pernyataan itu menyebutkan bahwa AS, yang dikenal sebagai pembunuh kalangan anak, bersama melanggar seluruh komitmennya, sekali lagi melancarkan agresi terhadap sejumlah untukan provinsi pesisir selatan Iran semasih belumnya.”

Dalam pernyataannya, IRGC juga memperingatkan akan menyerahkan respons lanjutan apabila terjadi serangan berikutnya terhadap wilayah Iran.

Klaim Korban Sipil Belum Terverifikasi

Tasnim News menginformasikan bahwa Iran menuduh serangan Amerika Serikat semasih belumnya menyebabkan pihak korban sipil serta kerusakan infrastruktur.

Namun, hingga berita ini ditulis masih belum ada verifikasi independen mengenai klaim tersebut.

Pemerintah Amerika Serikat juga masih belum menyerahkan pernyataan resmi terkait klaim serangan yang disampaikan Iran maupun tuduhan mengenai pihak korban sipil.

Ketegangan di Timur Tengah Meningkat

Serangan yang diklaim Iran menambah eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dalam sejumlah waktu terakhir diwarnai aksi saling serang.

Situasi ini memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik regional, terutama lantaran melibatkan fasilitas militer Amerika Serikat di negara-negara Teluk.

Hingga pada saat ini, masih belum ada informasi resmi mengenai tingkat kerusakan maupun pihak korban akibat serangan yang diklaim dilakukan Iran.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *