Texas Banjir Besar Jelang Final Piala Dunia 2026, 2 Orang Tewas

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Jelang final Piala Dunia 2026, banjir bandang negara untukan Texas menerjang wilayah selatan dan menewaskan sedikitnya dua orang. Meskipun demikian, kesiapsiagaan sistem peringatan baru sukses mencegah jatuhnya pihak korban massal bagaikan tahun lalu.

Piala Dunia 2026 di Texas diselenggarakan di 2 stadion utama: AT&T Stadium di wilayah Dallas dan NRG Stadium di Houston.

Namun jarak antara lokasi banjir dan Dallas terpaut 9 jam perjalanan darat. Selain itu terpaut 5 jam perjalanan dari Houston.

Gubernur Texas Greg Abbott mengonfirmasi bahwa petugas telah menjalankan makin dari 230 aksi penyelamatan selama banjir. Pemerintah mengerahkan puluhan perahu, pesawat, dan kendaraan tinggi ke lokasi terdampak.

Fokus utama otoritas setempat pada saat ini merupakan mengonfirmasi keselamatan seluruh masyarakat sekitar.

“Nyawa manusia tetap menjadi fokus pada saat ini,” ujar Abbott pada Kamis sore waktu AS.

Peringatan darurat berbunyi nyaring sekitar pukul 2 dini hari di sepanjang bantaran sungai. Efektivitas sistem baru ini diakui langsung oleh perancang teknologi mitigasi tersebut.

Ian Cunningham, pendiri dan CEO River Sentry, menegaskan sistem menara berfungsi optimal.

“Keadaan yang sama bagaikan tahun lalu terjadi lagi pagi ini, namun kali ini, menara kami mengintervensi dan membangunkan orang-orang serta menjauhkan mereka dari bahaya,” katanya.

Cunningham mengimbuhkan bahwa instalasi menara tersebut terbukti amat krusial.

“Anda dapat berargumen bahwa menara-menara ini amat penting dalam mengintervensi dan menyelamatkan nyawa,” tutur Cunningham.

Kecepatan peringatan ini menciptakan masyarakat sekitar memiliki waktu berharga demi menyelamatkan diri. Salah satu masyarakat sekitar Kerr County, Jake Lamb, merasakan perbedaan besar dari penanganan tahun lalu.

Lamb menceritakan bahwa gawai mereka terus menyambut baik notifikasi bahaya tanpa henti.

“Banyak peringatan telepon, sejumlah peringatan banjir bandang. Terus-menerus. Kami menyambut baik panggilan, kami menyambut baik teks, kami menyambut baik jumlah yang cukup sejumlah,” ungkapnya seraya mengimbuhkan pengalaman tahun lalu menjadi pelajaran besar.

Otoritas keselamatan bergerak cepat mengevakuasi makin dari 80 orang dari area perkemahan. Sebuah keluarga besar yang sedang bernostalgia bahkan wajib menyudahi acara mereka demi keselamatan.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *