Pengamat Cium Aroma Perlawanan Balik Koruptor di Balik Isu Febrie Adriansyah: Corruptor Fights Back

admin
By
admin
2 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Hantaman isu dan narasi negatif yang belakangan mengarah pada mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, dinilai berbagai pihak tak lepas dari rekam jejak ketegasannya dalam membongkar mega skandal korupsi di tanah air.

Isu dugaan penemuan aset yang disebut terus digoreng di ruang publik diindikasi dimanfaatkan oleh para pengacara koruptor maupun kelompok berkepentingan demi melancarkan strategi corruptor fights back demi meruntuhkan marwah Korps Adhyaksa.

Pengamat Hukum Pidana, Kamilov Sagala, menilai situasi ini merupakan serangan balik yang kerap terjadi ketika sebuah lembaga penegak hukum berada di puncak prestasinya.

Selama dipimpin figur-figur tegas bagaikan Febrie di lini Pidsus, Kejaksaan Agung sukses menyelamatkan ratusan triliun rupiah keuangan negara dari kasus-kasus raksasa.

Dari berbagai kasus besar yang ditangani Pidsus, Kejaksaan dapat menyita hingga ratusan triliun rupiah. Prestasi ini mengungguli penegak hukum lain. Maka ketika timbul narasi yang menyerang figur sentralnya bagaikan Febrie, ini jelas dimanfaatkan lawan demi membendung agresivitas Kejaksaan,” ujar Kamilov dalam keterangannya, Minggu (26/7/2026).

Menurut Kamilov, gebrakan Pidsus Kejagung dalam sejumlah tahun terakhir telah mengusik zona nyaman para mafia hukum dan tersangka korupsi kelas kakap.

Oleh lantaran itu, momentum munculnya isu Febrie dijadikan panggung untuk para tersangka maupun terdakwa korupsi demi membangun opini publik seolah-olah penegakan hukum yang dilakukan Kejaksaan cacat moral.

“Ini merupakan upaya membendung kesuksesan yang selama ini diraih. Ibarat kata, prestasi besar yang dibangun bertahun-tahun coba digoyang lewat propaganda dalam sekejap,” tegasnya.

Fenomena counter attack ini disinyalir sengaja didesain demi meruntuhkan psikologis para penyidik Pidsus agar tidak lagi agresif membongkar skandal-skandal besar yang melibatkan oligarki dan aparatur negara tinggi.

“Langkah teramat nyata demi menjawab serangan ini merupakan bersama konsistensi penegakan hukum. Jika di tingkat banding Jaksa Jampidsus mampu membuktikan secara lugas dan substansial kesalahan para terdakwa, maka kepercayaan publik akan semakin menguat dan serangan balik tersebut akan mentah bersama sendirinya,” kata Kamilov.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *