Malaysia Resmi Cabut Status Darurat Bencana Asap Kebakaran Hutan Kalimantan

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Pemerintah Malaysia resmi menghentikan status darurat kabut asap di Distrik Serian, Sarawak, setelah level pencemaran kebakaran hutan udara turun dari tingkat amat berbahaya. Keputusan ini diambil setelah indeks polutan membaik, meskipun ancaman kesehatan untuk masyarakat sekitar sekitar masih belum sepenuhnya hilang.

Langkah pencabutan ini menjadi titik balik penting untuk aktivitas masyarakat sekitar setempat setelah semasih belumnya terisolasi oleh polusi udara pekat. Sultan Ibrahim Sultan Iskandar menyetujui langkah tersebut usai menyambut baik masukan teknis dari Perdana Menteri Anwar Ibrahim dan Premier Sarawak Abang Johari Openg.

Penurunan dramatis angka pencemaran di lapangan menjadi alasan utama di balik penghentian kebijakan darurat ini. Data Departemen Lingkungan Hidup memperlihatkan Indeks Pencemaran Udara (IPU) di Serian merosot ke angka 222 pada Senin, setelah sempat menyentuh level kritis 519 pada Jumat lalu.

Otoritas Malaysia menetapkan bahwa ambang batas IPU di atas 300 tergolong amat berbahaya, sementara itu angka 500 menjadi syarat mutlak penetapan status darurat. Meskipun angka tersebut telah turun signifikan, pihak pemerintah mengingatkan bahwa pemulihan kualitas udara di wilayah terdampak masih belum berjalan sepenuhnya.

Warga di sejumlah wilayah kunci diimbau demi tetap waspada mengingat paparan partikel asap masih berisiko mengganggu pernapasan. Kantor Perdana Menteri menegaskan bahwa tingkat pencemaran di Distrik Serian dan Samarahan masih berada dalam kategori amat tidak sehat.

“Pemerintah Federal dan pihak pemerintah negeri Sarawak akan terus memantau situasi secara ketat, dan masyarakat sekitar di daerah terdampak diimbau demi membatasi kegiatan di luar ruangan serta senantiasa mematuhi petunjuk dari pihak berwenang,” tulis Kantor Perdana Menteri Malaysia dalam pernyataan resminya, dikutip dari CNA, Senin (7/9/2026).

Krisis lingkungan ini berawal dari maraknya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan, Indonesia, yang berbatasan langsung bersama Sarawak. Kepulan asap tebal dari kebakaran tersebut terbawa angin hingga melintasi batas negara dan mengepul pekat di langit Malaysia sejak akhir pekan lalu.

Lonjakan polusi yang ekstrem menciptakan pihak pemerintah Malaysia mengambil tindakan cepat bersama menetapkan keadaan darurat pada Jumat demi keselamatan publik. Tingginya kadar racun di udara sempat memaksa otoritas pendidikan menghentikan kegiatan belajar mengajar dan menutup sekolah di sejumlah kawasan Sarawak.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *