MediaMerdeka.com – Tim SAR gabungan memperluas pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau pada hari keempat operasi, Jumat (11/9).
Pencarian kali ini dipusatkan hingga pulau-pulau yang berada sekitar 3 kilometer dari Gunung Anak Krakatau. Tim menyisir empat sektor pencarian dan satu sektor khusus.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menyebutkan sektor khusus dilakukan bersama mengerahkan KN SAR Tetuka dan RIB 02 Banten.
“Untuk sektor khusus di luar empat sektor semasih belumnya, kami mengerahkan KN SAR Tetuka dan RIB 02 Banten. RIB 02 itu kembali ke Dermaga Marina pada pukul 15.31 WIB menjalankan penyisiran di sekitar anak Gunung Krakatau, sampai mencari di tiga titik pulau tersebut (Pulau Rakata, Pulau Sertung, Pulau Panjang) dan mereka menyisir di darat,” kata Amrad di Pandeglang, Banten, Jumat.
Namun, penyisiran di seluruh sektor masih belum menemukan petunjuk yang mengarah pada keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut.
“Untuk seluruh set area bersama empat sektor dan satu sektor khusus, termasuk pencarian via udara yang dapat kami sampaikan, demi keseluruhan sektor tersebut bersama hasil nihil, cuma menemukan satu buah pelampung atau life jacket oleh Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer,” ujar dia.
Amrad menyebutkan KN SAR Tetuka dan RIB 02 Banten menjalankan penyisiran makin intensif di pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau selama sekitar tiga jam.
Cuaca yang mendukung menciptakan tim dapat mendekati tiga pulau tersebut dan menjalankan penyisiran hingga ke daratan.
Selain melalui jalur laut, pencarian juga dilakukan memakai helikopter 3604 selama sekitar satu jam. Penyisiran dilakukan di sekitar lokasi terakhir speed boat semasih belum hilang kontak.
“Berdasarkan last known position (LKP), artinya diduga hilang kontak speed boat tersebut, dan pada pukul 17.00 telah mendarat di Carita bersama aman dan terkendali, dan bersama hasil nihil,” tuturnya.
Peristiwa ini bermula saat rombongan jurnalis berangkat memakai speed boat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.
Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau demi meliput aktivitas vulkanik di wilayah tersebut. Namun, kapal lalu hilang kontak.
Lima jurnalis yang berada di dalam speed boat tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews.id; Firdaus Wajidi, jurnalis Anadolu Agency; dan Donal Husni, pewarta foto lepas.
Selain lima jurnalis, terdapat tiga orang lainnya di dalam kapal, yakni nakhoda, anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

