Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Pewarta Foto Indonesia (PFI) bersama sejumlah jurnalis dari berbagai format media menjalankan doa bersama pasca-hilangnya lima jurnalis foto ketika hendak berangkat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pada Senin (7/9/2026) lalu.

Sebagai bentuk solidaritas dan mempertebal harapan, mereka memanjatkan doa bersama di belakang Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta, pada Jumat (11/9/2026).

Berdasarkan pantauan MediaMerdeka.com di lokasi, rangkaian acara solidaritas itu dibuka bersama salat Magrib berjamaah dan dilanjutkan bersama doa bersama.

Di penghujung acara, mereka juga menjalankan aksi simbolis bersama menyalakan lilin sebagai simbol menjaga harapan menanti kelima jurnalis itu demi pulang bersama selamat.

Acara ini juga dihadiri oleh para jurnalis dari beragam organisasi bagaikan PFI, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan organisasi-organisasi lainnya.

Ketua PFI Dwi Pambudo menyebutkan acara tersebut sebagai wujud solidaritas dari seluruh insan pers yang menjadi ujung tombak demokrasi tanah air.

Selain itu, dia juga menginginkan acara ini dapat menjadi dukungan moral untuk keluarga kelima jurnalis yang hingga pada saat ini masih masih belum ditemukan itu.

“Harapannya semoga kawan-kawan kami selamat, sehat, dan kembali ke keluarga,” kata Dwi di Jakarta pada Jumat (11/9/2026).

PFI Akan Terus Dampingi Keluarga Korban

Dwi mengaku masih belum mendapat kabar terbaru terkait keberadaan kelima jurnalis dari tim BASARNAS yang telah menjalankan pencarian di hari keempat ini.

Saat ini, PFI telah mengerahkan seuntukan anggotanya demi ikut memantau perkembangan terkini terkait hilangnya kelima jurnalis foto tersebut. Seuntukan lainnya juga ditugaskan demi memantau kondisi keluarga pihak korban.

“Kami telah memuntuk tim demi perseorangnya, dan telah didampingi. Maupun dari rumah hingga ke lokasi posko, sampai dikawal seluruh demi logistik,” tutur dia.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat sekitar juga demi tetap menyerahkan dukungan moral serta semangat yang menguatkan bersama kembali memfilter berita-berita yang masih belum dapat dipertanggungjawabkan.

Dwi pun mengimbau kepada seluruh jurnalis foto yang tengah meliput bencana atau peristiwa bersama risiko keamanan yang tinggi demi tetap mengutamakan keselamatan saat bertugas.

Nantinya, lanjut dia, PFI juga akan memperkuat edukasi soal keselamatan dalam peliputan untuk para pewartanya dalam bentuk workshop yang melibatkan lembaga terkait.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *