BP BUMN Apresiasi Bulog Jaga Ketahanan Pangan Nasional

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog atas kinerjanya dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“BP BUMN mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Perum Bulog. Capaian serapan yang hampir menyentuh 100 persen ini memperlihatkan komitmen Perum Bulog demi hadir untuk petani,” ujar Direktur Pengelolaan Perum BP BUMN M Khoerur Roziqin, dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.

Penugasan Perum Bulog mencakup proses hulu sampai hilir demi mengonfirmasi ketersediaan dan stabilitas pangan nasional sepanjang tahun.

Perum Bulog dinilai sukses menjalankan dua fungsi strategis sekaligus, yakni menyerap hasil panen petani dalam negeri serta menyalurkan pangan kepada masyarakat sekitar, baik melalui program stabilisasi harga maupun bantuan pangan pihak pemerintah.

Di sisi pengadaan, hingga pada saat ini Perum Bulog telah menyerap makin dari 3,9 juta ton setara beras, atau 99 persen dari target penugasan sebesar 4 juta ton.

Serapan tersebut berasal dari 7,7 juta ton gabah kering panen (GKP) dan 35,8 ribu ton beras.

“Setiap ton gabah yang diserap berarti ketentuan pasar dan harga untuk petani, sekaligus memperkuat cadangan beras pihak pemerintah,” ujar Khoerur.

Di sisi penyaluran, hingga pada saat ini Perum Bulog telah menyalurkan makin dari 810 ribu ton beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), atau 98 persen dari target 828 ribu ton.

Program SPHP, kata dia, berperan penting menjaga harga beras tetap terjangkau di tingkat konsumen.

Perum Bulog juga telah menuntaskan penyaluran Bantuan Pangan periode Februari-Maret 2026 bersama tingkat penerimaan 99,7 persen.

Sesejumlah 662 ribu ton beras dan 133 ribu liter minyak goreng telah diterima oleh Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Sementara itu, penyaluran Bantuan Pangan periode Juli-September 2026 hingga telah mencapai 682 ribu ton, atau 68,44 persen dari pagu 997 ribu ton.

Selanjutnya, Perum Bulog kembali mendapat penugasan pihak pemerintah demi menyalurkan Bantuan Pangan periode Oktober-Desember 2026 bersama rencana penyaluran sebesar 997 ribu ton beras.

Penugasan ini menjadi untukan dari upaya pihak pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekitar dan stabilitas harga pangan hingga akhir tahun.

“BP BUMN mendukung penuh penugasan penyaluran Bantuan Pangan periode Oktober-Desember 2026 kepada Perum Bulog. Dengan cadangan beras hasil serapan dalam negeri yang kuat, kami yakin Perum Bulog mampu menyalurkan bantuan secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu. BP BUMN akan terus mengawal agar pelaksanaannya berjalan optimal,” kata Khoerur.

Menurutnya, kesuksesan Perum Bulog tidak lepas dari sinergi yang solid bersama Keaparatur negara kementerianan Koordinator Bidang Pangan, Keaparatur negara kementerianan Pertanian, Keaparatur negara kementerianan Keuangan, Badan Pangan Nasional, BP BUMN, aparat TNI, dan Polri.

“BP BUMN akan terus mendukung Perum Bulog dalam menjalankan perannya sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional, demi mewujudkan swasembada pangan,” ucap dia.***

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *