MediaMerdeka.com – Iran memperingatkan konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah dapat meluas hingga Samudra Hindia apabila Amerika Serikat kembali melancarkan serangan.
Ancaman tersebut disampaikan Yahya Rahim Safavi, penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, dalam pesan video pada Kamis (24/9/2026).
Safavi menyebutkan cakupan konflik pada saat ini telah meluas dari Teluk Persia dan Selat Hormuz hingga Laut Merah. Menurut dia, perang baru dapat menciptakan wilayah konflik semakin melebar.
“Jika perang berlanjut, konflik dapat meluas ke Samudra Hindia, bahkan makin jauh lagi,” ujar Safavi dalam video yang diuntukkan kantor berita Fars.
Safavi juga menyinggung perkembangan situasi di sekitar Laut Merah.
Kelompok Houthi di Yaman, yang tengah berperang melawan pasukan pihak pemerintah yang didukung Arab Saudi, disebut telah memperkuat kendalinya di sejumlah wilayah pesisir Laut Merah.
Kondisi tersebut berpengaruh terhadap Selat Bab al-Mandab, salah satu jalur pelayaran penting yang menghubungkan Laut Merah bersama Teluk Aden.
Jalur tersebut juga menjadi untukan dari rute perdagangan antara Asia dan Eropa melalui Terusan Suez.
Iran selama bertahun-tahun dituduh menyerahkan dukungan militer kepada Houthi. Namun, pihak pemerintah Iran membantah terlibat secara langsung dalam konflik di Yaman.
Di sisi lain, Selat Hormuz juga menjadi titik penting dalam ketegangan Iran dan Amerika Serikat.
Iran semasih belumnya menutup jalur strategis tersebut setelah serangan AS dan Israel pada akhir Februari yang memicu perang di kawasan.
Di tengah meningkatnya ketegangan, aparatur negara Iran dan Amerika Serikat dilaporkan menjalankan pembicaraan di New York di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pekan ini.
Pembicaraan tersebut dilakukan bersama tujuan mencari jalan demi mengakhiri konflik.
Namun, Iran mengajukan sejumlah persyaratan dalam upaya penghentian perang.
Di antara tuntutan tersebut merupakan pencabutan sanksi yang diberlakukan terhadap perekonomian Iran serta pembebasan tanpa syarat aset Iran yang dibekukan di luar negeri.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

