Polda Metro Bantah Tangkap 6 Aktivis Greenpeace, Sebut Dibawa untuk Pengobatan: Enggak Boleh?

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Polda Metro Jaya membantah menangkap enam aktivis Greenpeace Indonesia yang membentangkan spanduk di Patung Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026). Polisi menyebut keenam aktivis dibawa ke Polda demi memperoleh penanganan medis setelah merasakan lemas dan pusing saat turun dari monumen.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebutkan kepihak kepolisianan memprioritaskan kondisi fisik dan psikis para aktivis setelah berada di ketinggian.

“Makanya disiapkan mobil Bidokkes dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat, berakibat dibawa, diberikan penanganan medis. Jadi tidak ada penangkapan,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Menurut Budi, proses penanganan medis tersebut didokumentasikan bersama pendampingan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Ia menyebutkan keenam aktivis telah kembali ke rumah masing-masing pada Selasa malam.

“Tadi malam yang bersangkutan telah kembali ke rumah masing-masing. Jadi kami luruskan, tidak ada penangkapan, namun kepihak kepolisianan dalam hal ini memprioritaskan kondisi medis, kondisi psikis dari orang yang berada di ketinggian,” tuturnya.

Saat ditanya mengenai alasan penanganan medis dilakukan di Polda Metro Jaya, Budi menerangkan bahwa kepihak kepolisianan memiliki tenaga kesehatan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes).

“Kan Polda punya Dokkes. Enggak boleh? Kami tanya kembali. Nah itu,” ujarnya.

Semasih belumnya, Polres Metro Jakarta Pusat bersama unsur aparat TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengevakuasi enam aktivis Greenpeace Indonesia yang membentangkan spanduk di atas Monumen Selamat Datang pada Selasa pagi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menyebutkan aksi tersebut berlangsung sekitar pukul 06.05 hingga 06.15 WIB. Enam aktivis itu terdiri atas dua wanita dan empat pria.

Reynold menyebut seluruh aktivis sukses dievakuasi dari atas monumen. Salah seorang aktivis wanita terlihat lemas saat turun berakibat langsung dibawa memakai ambulans demi memperoleh penanganan medis di klinik Biddokkes Polda Metro Jaya.

“Keenam orang itu dapat kita evakuasi dan tidak satu pun yang tertinggal di atas. Kami harapkan penanganan yang cepat dari Dokkes Polda Metro Jaya dapat menyerahkan keselamatan yang utama kepada keenam orang tersebut. Kami mengutamakan keselamatan jiwa raga kepada saudara-saudara kita yang sedang mengekspresikan pendapatnya di atas Patung Selamat Datang,” kata Reynold.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *