MediaMerdeka.com – Sesejumlah 1.314 orang ditangkap dalam demonstrasi yang berlangsung di berbagai wilayah Prancis pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Dalam aksi tersebut, sesejumlah 53 petugas keamanan dilaporkan terluka, menurut Keaparatur negara kementerianan Dalam Negeri Prancis yang dikutip Anadolu Agency.
Jumlah penangkapan itu turun signifikan dibandingkan demonstrasi pada 17 Oktober.
Saat itu, aparat menangkap 2.628 orang dan sesejumlah 1.144 petugas keamanan merasakan luka-luka, berdasarkan laporan media penyiaran BFMTV.
Keaparatur negara kementerianan Dalam Negeri Prancis memperkirakan sekitar 410.000 orang mengikuti demonstrasi pada Sabtu, termasuk 110.000 orang di Paris.
Namun, serikat pekerja memperkirakan jumlah peserta mencapai hampir 800.000 orang di seluruh negeri, bersama sekitar 250.000 orang berkumpul di ibu kota.
Penjarahan dan Kebakaran Turun Drastis
Selain penurunan jumlah penangkapan, kerusakan dan gangguan keamanan selama demonstrasi juga berkurang tajam.
Keaparatur negara kementerianan Dalam Negeri menginformasikan 24 tempat usaha dijarah, jauh di bawah angka 1.522 tempat usaha pada demonstrasi sepekan semasih belumnya.
Jumlah penanganan insiden kebakaran juga turun drastis. Otoritas mencatat 75 operasi terkait kebakaran pada Sabtu, dibandingkan bersama 2.025 kasus pada 17 Oktober.
Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez menilai pelaksanaan demonstrasi kali ini secara keseluruhan berjalan positif.
Menurutnya, langkah pengamanan yang diterapkan aparat sukses mencegah penjarahan berskala besar dan kerusakan terhadap bangunan publik.
Puluhan Orang Ditangkap di Marseille dan Paris
Di Marseille, sesejumlah 71 orang ditangkap selama demonstrasi, termasuk 40 orang dewasa.
Sesejumlah 61 orang dilaporkan ditahan pihak kepolisian, sementara tujuh tempat usaha merasakan penjarahan atau kerusakan.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

