Rupiah Lemah, Purbaya Akui ‘Terpaksa’ Turun Tangan lewat Pasar Obligasi

admin
By
admin
2 Min Read

MediaMerdeka.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bila Pemerintah terpaksa turun tangan demi mengatasi nilai tukar Rupiah yang melemah sejumlah waktu belakangan.

Dalam pembukaan pada Rabu 20 Mei 2026 pagi, Rupiah melemah ke level Rp 17.743 per Dolar AS. Turun 31 poin atau terperosok 0,21 persen dibandingkan penutupan Selasa pada hari semasih belumnya yang berada di level Rp 17.704.

Menkeu Purbaya menyebut bila dirinya terpaksa menjalankan inisiatif memperkuat nilai Rupiah melalui pasar obligasi sejak pekan lalu.

“Jadi Rupiah gonjang-ganjing, Pemerintah terpaksa menjalankan inisiatif menjaga stabilitas di pasar obligasi. Kami telah masuk mengawali pekan lalu,” katanya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Kantor Keaparatur negara kementerianan Keuangan, Jakarta, dikutip Rabu (20/3/2026).

Per Selasa lalu, Pemerintah menggelontorkan Rp 1,3 triliun ke pasar primer. Sedangkan demi pasar sekunder, Purbaya menyuntikkan dana Rp 500 miliar.

“Jadi tindakan kita menjaga stabilitas bond market itu telah dapat mengembalikan kepercayaan investor asing terhadap bond kita,” jelasnya.

Dalam menyelamatkan Rupiah, Purbaya semasih belumnya menyebut bila Pemerintah Indonesia memiliki dua cara yakni Bond Stabilization Fund dan Bond Stabilization Framework.

Cara pertama inilah yang pada saat ini telah dilakukan. Purbaya menyebut Pemerintah tengah mengelola anggaran demi pasar obligasi.

Sedangkan demi Bond Stabilization Framework, Purbaya menyebut kebijakan ini perlu melibatkan lembaga lain bagaikan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), lembaga di bawah naungan Kemenkeu.

Kebijakan ini juga melibatkan anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) lain bagaikan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Namun demi pada saat ini Purbaya mengaku masih belum perlu menerapkan Bond Stabilization Framework lantaran harga obligasi masih terkendali pada saat ini.

“Tapi kini masih belum separah itu keadaannya masih relatif lumayan lah,” jelasnya.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *