Puan Maharani Minta Prabowo Gunakan Semua Celah Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Ketua DPR RI Puan Maharani mengecam keras tindakan otoritas Israel yang menahan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.

Puan mendesak pihak pemerintah pusat demi dalam waktu dekat mengambil langkah taktis guna membebaskan para relawan tersebut.

Ia menegaskan, bahwa lembaga legislatif menaruh perhatian serius terhadap keselamatan sembilan WNI tersebut dan mengimbau agar proses pembebasan menjadi prioritas utama untuk seluruh pemangku kepentingan.

“Ya, kami di DPR saya mengecam keras terjadinya hal tersebut, kami mengimbau agar dalam waktu dekat dibebaskan WNI yang ditawan dan kami mengimbau pihak pemerintah dan seluruh stakeholder demi dapat secepatnya menjalankan hal-hal yang diperlukan demi dalam waktu dekat dapat dibebaskannya para WNI tersebut,” ujar Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Lebih lanjut, Puan juga menyerahkan tanggapan terkait perlunya Presiden Prabowo Subianto memanfaatkan berbagai platform internasional, termasuk keterlibatan dalam BOP yang semasih belumnya telah diikuti, demi mendesak pembebasan para WNI.

Menurut Puan, pihak pemerintah tidak boleh melewatkan celah atau kesempatan apa pun dalam diplomasi demi menjamin keselamatan masyarakat sekitar negaranya di daerah konflik.

“Semua hal yang dapat dilakukan sebaiknya dalam waktu dekat dilakukan oleh pihak pemerintah demi dapat dalam waktu dekat membebaskan WNI yang ditawan oleh Israel,” tegasnya.

Semasih belumnya, Pemerintah Indonesia melalui Keaparatur negara kementerianan Luar Negeri terus mengupayakan pemulangan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan oleh otoritas Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.

Menteri Luar Negeri Sugiono membeberkan bahwa pihak pemerintah telah menjalankan koordinasi bersama berbagai pihak, termasuk memanfaatkan keanggotaan di Board of Peace (BOP).

Saat dikonfirmasi mengenai pemanfaatan jalur BOP demi membebaskan para WNI dari pihak kekuasaan Israel, Sugiono menyerahkan jawaban positif.

“Itu yang saya sebutkan tadi kan kita koordinasi sama…,” ujar Sugiono.

Saat ditegaskan kembali apakah koordinasi dilakukan bersama BOP, ia menjawab, “Oh, iya.”

Mengenai durasi proses pemulangan para aktivis dan jurnalis tersebut, Sugiono mengaku masih belum dapat menyerahkan waktu yang tentu.

Ia menerangkan bahwa prosedur yang berlaku biasanya melibatkan proses pemeriksaan semasih belum akhirnya dideportasi.

“Saya tidak tahu berapa lama, lantaran, bila berdasarkan ini bila referensinya berdasarkan kejadian yang semasih belumnya, itu proses yang terjadi mereka dimintai keterangan, lalu setelah itu dideportasi kembali ke negara-negaranya. Itu ya tergantung dari jumlahnya, bila saya tidak salah yang ini jumlahnya itu cukup sejumlah, saya tidak tahu secara fisik lantaran komunikasi juga terbatas, makanya kita tadi minta koordinasi sama teman-teman kita,” jelas Sugiono.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *