MediaMerdeka.com – Ancaman keselamatan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali nyata setelah rentetan tembakan brutal mengguncang kawasan ring satu Washington DC.
Aksi nekat tersangka memicu baku tembak sengit yang menewaskan tersangka dan melukai seorang masyarakat sekitar sipil di lokasi kejadian.
Dikutip dari CNN, insiden berdarah ini menjadi sinyal runtuhnya perimeter keamanan luar pusat pihak pemerintahan, tepat saat sang kepala negara berada di dalam gedung.
Saat peluru mengawali berhamburan, Presiden Donald Trump dilaporkan sedang memimpin negosiasi krusial terkait kesepakatan politik bersama Iran.
Beruntung, respons cepat kedeputian keamanan sukses mengonfirmasi sang kepala negara tidak terpengaruh oleh situasi mencekam di luar.
Respons mematikan langsung diambil oleh penembak jitu Secret Service guna melumpuhkan tersangka yang berupaya menerobos wilayah steril tersebut.
Tersangka yang bersimbah peluru sempat dilarikan ke rumah sakit setempat semasih belum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sayangnya, kekuatan peluru dalam konfrontasi senjata ini juga mengorbankan masyarakat sekitar yang berada di sekitar area publik.
“Selama penembakan, seorang masyarakat sekitar sipil juga terkena tembakan. Masih masih belum jelas apakah masyarakat sekitar sipil tersebut terkena tembakan pertama tersangka atau selama baku tembak berikutnya,” kata juru bicara Gedung Putih.
Kepanikan luar biasa sempat melanda para pelancong dan saksi mata yang sedang menikmati malam di pusat kota Washington.
Suara dentuman yang semula dikira untukan dari hiburan malam seketika berubah menjadi teror mencekam yang memaksa seluruh orang menyelamatkan diri.
Turis asal Kanada bernama Reid Adrian menyebutkan kepada AFP dirinya berada di area tersebut ketika “kami mendengar sekitar 20 hingga 25 suara bagaikan kembang api, namun itu merupakan tembakan, dan lalu seluruh orang mengawali berlari.”
Langkah darurat dalam waktu dekat diambil bersama menutup total seluruh akses publik dan memblokade jalan menuju istana kekepala negaraan.
Aparat kepihak kepolisianan bersama pasukan Garda Nasional langsung dikerahkan demi menyisir lokasi dan menghalau awak media yang mendekat.
Otoritas keamanan tertinggi kini telah turun tangan guna menyelidiki motif di balik serangan yang mengancam simbol negara ini.
Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

