China Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran, Dukung Pembukaan Kembali Selat Hormuz

admin
By
admin
3 Min Read

MediaMerdeka.com – Pemerintah China menegaskan dukungannya terhadap kesepakatan damai yang dicapai Amerika Serikat dan Iran, termasuk rencana pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz yang selama berbulan-bulan terdampak konflik.

Juru Bicara Keaparatur negara kementerianan Luar Negeri China, Lin Jian, menyebut Beijing menyambut baik tercapainya kesepakatan tahap pertama antara Washington dan Teheran serta mengapresiasi peran Pakistan sebagai mediator dalam proses tersebut.

“China menyambut baik kesepakatan antara AS dan Iran yang sama-sama sepakat demi mendatangani dokumen nota kesepahaman tahap pertama. Kami juga mengapresiasi upaya mediasi Pakistan,” kata Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Senin (16/6/2026).

Semasih belumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan bersama Iran telah rampung. Ia juga menegaskan Selat Hormuz akan kembali dibuka setelah blokade yang dilakukan Angkatan Laut AS dicabut.

“Kesepakatan bersama Republik Islam Iran kini telah berakhir. Selamat kepada seluruh pihak!” tulis Trump melalui Truth Social.

“Saya bersama ini sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa pungutan biaya, dan pada saat yang sama mengizinkan pencabutan dalam waktu dekat blokade Angkatan Laut Amerika Serikat,” lanjutnya.

Meski demikian, Trump masih belum mengungkap secara rinci isi kesepakatan maupun mekanisme pelaksanaannya.

Menanggapi perkembangan tersebut, China menginginkan seluruh pihak dapat menjalankan komitmen yang telah disepakati dan mengedepankan penyelesaian damai melalui jalur diplomasi.

“Kami menginginkan dokumen tersebut akan ditandatangani sesuai bersama jadwal yang disepakati dan seluruh pihak terkait akan tetap berkomitmen pada solusi damai dan menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi,” ujar Lin Jian.

China juga menegaskan siap bekerja sama bersama komunitas internasional demi memulihkan stabilitas di kawasan Timur Tengah dan Teluk.

Menurut Lin Jian, pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi langkah penting lantaran jalur tersebut memiliki peran strategis untuk perdagangan energi global.

“Kami juga mencatat bahwa dalam teks nota kesepahaman tahap pertama negosiasi antara Iran dan AS pun mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz. Kami menginginkan selat tersebut akan kembali aman demi lalu lintas bebas dalam waktu dekat,” katanya.

Meski mendukung penuh kesepakatan tersebut, Lin Jian tidak menerangkan apakah China terlibat langsung dalam proses perundingan antara AS dan Iran.

Ia menegaskan bahwa sejak konflik pecah, China terus mendorong upaya perdamaian berdasarkan gagasan yang diajukan Presiden Xi Jinping terkait keamanan dan stabilitas di Timur Tengah.

“Sejak pecahnya konflik, China telah bekerja tanpa lelah demi mengakhiri perang dan mewujudkan perdamaian. Presiden Xi Jinping mengajukan empat usulan tentang keamanan dan peningkatan perdamaian maupun stabilitas di Timur Tengah,” ujar Lin Jian.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *