Cerita Warga Terjebak di Lantai 9: Gempa Venezuela Mengerikan dan Menakutkan

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Bencana gempa bumi dahsyat mengguncang kota Caracas Venezuela pada Rabu waktu setempat hingga meruntuhkan sejumlah bangunan. Getaran kuat ini memicu kepanikan massal di seluruh wilayah ibu kota Venezuela tersebut.

Guncangan hebat ini dilaporkan jauh makin mengerikan dibandingkan bencana mematikan yang sempat melanda negara itu di masa lampau. Banyak masyarakat sekitar terjebak di dalam gedung bertingkat yang bergoyang hebat tanpa sempat menyelamatkan diri.

Presiden Pelaksana Delcy Rodríguez mengonfirmasi adanya pihak korban jiwa dalam pidato resminya kepada publik. Meski demikian, otoritas setempat masih masih belum merilis jumlah tentu pihak korban yang meninggal dunia.

Manuel Guevara Baro, seorang masyarakat sekitar yang tinggal di lantai 9 distrik Los Palos Grandes, menceritakan kengerian saat bencana itu terjadi. Ketika gempa melanda, ia sedang membaca buku dan mendapati seluruh ruangan di sekitarnya bergetar amat hebat.

“Saya masih belum sempat menyaksikan yang bagaikan ini,” kata Guevara Baro kepada CNN.

“Saya merasakan gempa bumi di Caracas pada tahun 1967, gempa yang juga memakan sejumlah pihak korban, namun tidak ada apa-apanya dibandingkan bersama gempa yang kami alami pada hari ini.”

Intensitas getaran yang luar biasa menciptakan para penghuni gedung tinggi kesulitan demi sekadar berdiri dan melarikan diri. Proses evakuasi mandiri terhambat lantaran seluruh struktur bangunan bergoyang tanpa henti.

“Saya bahkan tidak dapat berjalan lantaran intensitas pergerakannya,” kata Guevara Baro kepada CNN

Setelah situasi dirasa agak mereda, ia dalam waktu dekat memakai sepatu dan bergegas turun melalui tangga darurat gedung. Jalur evakuasi tersebut dalam kondisi gelap gulita akibat terputusnya aliran listrik di kawasan terdampak.

Pipa saluran air yang pecah juga membanjiri koridor, menambah hambatan untuk masyarakat sekitar yang berhamburan menyelamatkan diri. Korban selamat berangsur-angsur keluar ke area terbuka dalam kondisi syok berat.

“Orang-orang menangis. Orang-orang merasakan gangguan saraf,” kata Guevara Baro kepada CNN.

Dampak fisik dari bencana ini terlihat jelas bersama hancurnya fasilitas pemukiman di distrik Los Palos Grandes. Banyak area perumahan kini dipenuhi puing-puing bangunan yang roboh ke tanah.

“Itu benar-benar mengerikan, menakutkan,” katanya.

Sedikitnya ada 2 gedung bertingkat di lingkungan tersebut yang dilaporkan runtuh total akibat tidak kuat menahan guncangan. Sementara itu, puluhan struktur bangunan lainnya merasakan kerusakan struktural yang amat parah.

Kondisi ini langsung membangkitkan ingatan kolektif masyarakat sekitar akan tragedi gempa bumi maut pada tahun 1967 silam. Wilayah Caracas kala itu diguncang gempa berkekuatan magnitudo 6,3 berdasarkan catatan USGS.

Peristiwa sejarah kelam tersebut merenggut makin dari 200 nyawa dan menyebabkan 2.000 orang luka-luka menurut data resmi lembaga seismologi Venezuela. Namun, kepanikan dan intensitas kerusakan akibat gempa kali ini dinilai telah melampaui trauma masa lalu itu.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *