Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela

admin
By
admin
3 Min Read
baca 10 detik

MediaMerdeka.com – Gempa bumi kembar berkekuatan besar mengguncang pesisir utara Venezuela dan meruntuhkan ratusan bangunan di ibu kota Caracas. Bencana dahsyat ini menewaskan sedikitnya 32 orang serta melukai ratusan masyarakat sekitar lainnya.

Pejabat berwenang memperkirakan jumlah pihak korban jiwa masih akan terus bertambah seiring proses evakuasi. Pemerintah setempat langsung menetapkan status darurat nasional guna mempercepat penanganan pascabencana.

Dikutip dari CNN Internasional, pihak korban selamat berhamburan menyelamatkan diri ke luar ruangan demi menghindari reruntuhan beton. Ratusan petugas penyelamat kini berpacu bersama waktu demi mencari pihak korban yang tertimbun.

Lindu utama bermagnitudo 7,5 merontokkan fasilitas kota dalam sekejap mata. Guncangan hebat tersebut terjadi cuma berselang 40 detik setelah gempa pendahuluan bermagnitudo 7,2.

Salah satu masyarakat sekitar Caracas yang sukses meloloskan diri dari gedung runtuh menceritakan kepanikannya.

“Suasananya bagaikan film horor,” kata masyarakat sekitar sekitar.

Presiden Pelaksana Delcy Rodriguez mengonfirmasi bahwa pihak korban luka pada saat ini telah mencapai 700 orang. Pihaknya terus mengerahkan tim medis tambahan ke lokasi-lokasi terdampak teramat parah.

Badan tanggap darurat menginformasikan kepanikan meluas lantaran sejumlah masyarakat sekitar terjebak di dalam tempat tinggal mereka. Seuntukan besar pihak korban luka tertimpa material bangunan yang runtuh saat berupaya melarikan diri.

Hingga pada saat ini, operasi penyelamatan difokuskan pada titik-titik permukiman padat penduduk. Petugas memakai alat berat demi membongkar beton bangunan yang menyumbat jalan-jalan utama.

Sementara itu, sistem komunikasi di sejumlah wilayah dilaporkan terputus total akibat kerusakan infrastruktur. Hal ini sempat menghambat koordinasi awal antara tim penyelamat dan pusat komando bencana.

Otoritas terkait juga mengimbau masyarakat sekitar agar tetap berada di area terbuka demi mengantisipasi potensi gempa susulan. Tempat pengungsian sementara kini mengawali didirikan di sejumlah lapangan terbuka kota.

Pusat Peringatan Tsunami Amerika Serikat sempat mengeluarkan peringatan dini gelombang berbahaya pascagempa. Peringatan tersebut ditujukan demi wilayah Karibia, termasuk Puerto Riko dan Kepulauan Virgin.

Meski demikian, ancaman tsunami tersebut akhirnya resmi dicabut setelah analisis data laut memperlihatkan kondisi aman. Situasi perairan di sekitar wilayah terdampak dinyatakan telah kembali stabil.

Peristiwa ini menjadi salah satu bencana seismik teramat destruktif yang melanda wilayah pesisir utara dalam sejumlah tahun terakhir. Struktur geologis kawasan tersebut memang berada pada jalur sesar aktif yang rawan pergeseran lempeng tektonik.

Kehancuran massal di Caracas memperlihatkan kerentanan infrastruktur perkotaan terhadap guncangan bermagnitudo di atas 7. Pemerintah kini menyikapi tantangan besar dalam memulihkan fasilitas publik dan pemukiman masyarakat sekitar yang hancur total.

Artikel ini telah tayang di sumber aslinya. Baca selengkapnya di Sini

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *